Yogyakarta, HarianBernas.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN bukan ancaman, Kamis (17/11).
“Hal tersebut (pasar bebas ASEAN sebagai ancaman) merupakan pandangan yang kurang tepat,” jelas Sri Mulyani dalam pidatonya yang dibacakan Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan, Bambang Karuliawasto di Yogyayakarta.
Dalam Konferensi Nasional I Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern (FKSPI), Sri Mulyani menjelaskan bahwa pandangan pasar bebas ASEAN sebagai ancaman muncul karena kurangnya pemahaman terhadap kondisi negara-negara ASEAN.
Selain itu, Menkeu juga mengatakan pandangan itu dipicu kurangnya rasa percaya diri bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya besar untuk menghadapi MEA.
“Kita miliki potensi untuk menjadi unggulan dan sejahtera dalam era pasar bebas,”imbuhnya.
Potensi berupa populasi, sumber daya alam, dan pasar, bahkan Indonesia diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi kawasan dengan kerja keras, yaitu penguatan sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur.
