Yogyakarta,HarianBernas,com – Pakar gempa, Gayatri Indah Marliyani dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menerangkan bahwa gempa bumi berskala 6,5 skala Richter di wilayah Pidie Jaya, Aceh terjadi karena pergeseran sesar aktif, Rabu (7/12).
“Gempa Pidie Jaya disebabkan pergerakan sesar aktif di kawasan tersebut,” terangnya di Departemen Teknik Geologi UGM dalam keterangan tertulis di Yogyakarta.
Pakar gempa ini merinci, yaitu (1) Gempa berpusat di darat pada koordinat 5,19 LU dan 96,38 BT, (2) Terjadi di kedalaman 10 kilometer, (3) Terjadi karena ada aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut, yang sifatnya mendatar dan dekstral (menganan), (4) goncangan gempa terasa kuat karena pada wilayah dekat pusat gempa tersusun oleh batuan yang tidak kompak, (5) Gelombang gempa merambat lebih cepat pada batuan kompak dan melambat ketika melewati batuan yang lepas-lepas.
Sesar aktif yang bergerak di Pidie Jaya merupakan cabang dari sesar Sumatera di bagian utara. Gempa terjadi karena pengaruh dari pergerakan sesar yang sudah ada, tapi belum terpetakan sebelumnya.
“Adanya tekanan dari zona subduksi atau penunjaman di selatan Sumatera memberikan gaya tekan yang kuat ke daerah permukaan dan akibatnya membentuk sesar-sesar yang aktif, gempa terjadi akibat pergerakan dari sesar-sesar ini,” terangnya.
