SLEMAN,HarianBernas.com-Hujan yang sangat lebat disertai tiupan angin kencang kembali melanda sebagian wilayah Sleman, Selasa siang (24/1) sekitar pukul 13.00 WIB.
Guyuran air hujan dalam intensitas tinggi terpantau di Kronggahan, Jombor, Jalan Kabupaten, kawasan Jalan Godean, dan jalan Ringroad Utara. Akibat derasnya hujan, sejumlah ruas jalan menjadi banjir seperti Jalan Kaliurang dan Jalan Laksda Adisucipto.
Karena tingginya genangan air, beberapa wilayah juga terendam banjir seperti di Jalan Solo, kawasan sekitar Ambarrukmo Plaza (Amplaz). Banyak pengendara motor menuntun kendaraan roda duanya yang macet karena terendam air. Untuk itu, banyak pengendara motor yang menaikkan motornya ke trotoar agar tidak terendam banjir. Bahkan, sebuah warung pecel di depan Ambarrukmo Plaza, kemasukan air hingga sebatas pinggang hingga merendam kulkas dan lemari.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan akibat cuaca ekstrim di wilayah Sleman menyebabkan beberapa pohon tumbang dan beberapa wilayah tergenang air. “Sisi barat Amplaz tergenang air cukup tinggi sekitar 1 meter, kemudian basement Amplaz tergenang air setinggi ban truk. Untuk menyedot airnya, dikerahkan tiga pompa,” kata Makwan.
Menurut Makwan hujan dan angin kencang terjadi di 9 titik yang ada di wilayah Kecamatan Pakem, Ngaglik, Prambanan, dan Depok. Dari kejadian tersebut pohon tumbang ada 13, talut terkikis 1, genangan air 1, dan rumah rusak ringan 2.
