HarianBernas.com ? Kebakaran hebat yang menghanguskan Masjid Victoria di Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu, (28/01/ 2017), pukul 02.00 pagi waktu setempat, ternyata mengundang simpati yang luar biasa.
Presiden Islamic Center of Victoria, Shahid Hashmi, mengatakan, pihaknya menerima sumbangan sebesar US$600 ribu-US$850 ribu atau Rp8,04 miliar-Rp11,4 miliar hanya dalam 24 jam.
Sumbangan dikirim lewat situs 'GoFundMe' milik Islamic Center of Victoria. “Kami sangat terkejut ketika kami melihat hari Sabtu pagi masjid ludes terbakar,” ujar Hashmi kepada Al-Jazeera, Senin, (30/1/2017).
Hashmi juga berterima kasih kepada seluruh warga yang bersedia mendonasikan uangnya untuk membangun kembali masjid. “Ini sangat luar biasa, dan kami sangat berterima kasih,” sambungnya.
Sebelum insiden terjadi, Hashmi baru saja menghadiri pertemuan dengan perwakilan pemuka agama Yahudi dan Kristen serta masyarakat setempat. Ia pun berharap kebakaran ini bukan dari hasil kejahatan rasial atau berdasar sentiment agama.
“Insya Allah, kita akan merayakan Ramadan tahun ini dengan masjid yang baru,” kata Hashmi, yang sudah tinggal di Victoria selama 32 tahun. Dinas Pemadam Kebakaran Victoria mengatakan investigasi kebakaran masjid yang berdiri pada tahun 2000 ini sedang berlangsung.
Meskipun masih belum jelas apakah masjid ini dibakar dengan sengaja atau tidak. Sebelumnya, pada 21 Januari lalu, masjid itu pernah kemalingan, dimana seorang pelaku mencuri laptop dan barang elektronik yang lainnya.
Sementara itu, pada bulan Juli 2013, seorang pria tak dikenal membuat tulisan H8 yang berarti “kebencian”, di depan gedung masjid.
