HarianBernas.com – Akbar Hashemi Rafsanjani mantan Presiden Iran meninggal dunia di usia 82 tahun. Rafsanjani merupakan tokoh paling berpengaruh dalam politik di Iran sejak tahun 1980-an.
Rafsanjani, meninggal karena serangan jantung. Ia menjabat sebagai Presiden Iran pada periode 1989-1997.
Peranan penting yang pernah ia mainkan ketika revolusi terjadi di Iran tahun 1979, namun menjadi lawan politik bagi kelompok konservatif garis keras.
Ayatollah Ali Khamenei selaku pemimpin tertinggi Iran memuji rekan seperjuangannya. Meskipun mereka berdua sebenarnya snagat berbeda pandangan namun tetap merasa kehilangan.
Menurut bbc.com, “Pendapat dan interpretasi yang berbeda dalam kurun waktu yang lama tidak pernah bisa sepenuhnya memutus persahabatan antara kami,” kata Ayatollah Khamenei
Iran dinyatakan sebagai hari berkabung nasional selama tiga hari.
?Rafsanjani sudah dibawa ke Rumah Sakit Shohadaa di Teheran pada hari Minggu (8/1), namun dokter gagal selama satu jam mencoba menyelamatkannya,? seperti dilaporkan bbc.com.
