HarianBernas.com-Kedutaan besar Palestina pertama kali diresmikan di Vatikan pada Sabtu (14/1), momen ini menjadi sejarah bagi dunia. Dalam peresmian tersebut dihadiri oleh Presiden Palestina, Mahmoud Abbas dan Paus Fransiskus seperti yang dilaporkan oleh juru bicara Palestine Liberation Organization (PLO) atau Organisasi Pembebasan Palestina yang dikutip Maan News Agency.
Seperti dilansir oleh Palestine Chronicle,”Selain bertemu dengan Paus Fransiskus, Abbas juga akan menemui Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni. Kemudian dilanjutkan perjalanan ke Paris untuk menemui Presiden Prancis François Hollande.?
?Abbas membahas dalam pertemuan itu risiko dari niat pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memindahkan kedutaan besar AS ke Yerusalem,? kata Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al Maliki.
Bahkan Mailiki menambahkan ?Dalam perundingan tersebut berharap bahwa Paus akan berpartisipasi dalam mengirimkan pesan yang kuat untuk presiden terpilih, Donald Trump.?
Namun, kedua solusi negara tersebut mendapat kritikan dari aktivis Palestina karena tidak akan membawa perdamaian dalam jangka panjang.
