HarianBernas.com – Telur ayam harusnya dierami oleh ayam betina induknya. Kalaupun tidak ada ayam, telur juga masih bisa ditetaskan memakai mesin inkubator. Namun, di Paris, telur ayam justru dierami oleh manusia. Seniman Abraham Poincheval adalah orang dengan ide nyeleneh tersebut.
Tindakan unik Poincheval belum sampai di sana. Ia melakukan pengeraman telur ayam di dalam ruang kaca Museum Palais de Tokyo. Poincheval memang sengaja melakukan pengeraman telur ayam sebagai bagian dari pertunjukan seninya yang berjudul Oeuf (Telur). Ia menyatakan kalau pertunjukan ini bakal berlangsung antara 21 hingga 26 hari. Waktu yang juga merupakan waktu normal bagi telur ayam untuk menetas.
Supaya Poincheval bisa melakukan pengeraman dengan mudah, telur-telur yang dieraminya ditempatkan dalam semacam ember yang menempel ke dudukan kursi. Poincheval juga bakal memakai semacam selimut dan banyak meminum jahe supaya suhu tubuhnya kian hangat. Ia harus duduk terus menerus di atas kursinya dan hanya memiliki waktu istirahat 30 menit per harinya. Waktu istirahat itulah yang ia gunakan untuk makan atau meregangkan badan.
Bukan sekali ini saja Poincheval melakukan pertunjukan aneh. Pria berusia 44 tahun tersebut sebelumnya juga sempat tinggal di dalam batu selama 1 minggu, duduk selama 1 minggu di tiang setinggi 20 m, dan tinggal selama 13 hari di dalam jasad beruang yang sudah diawetkan sambil mengonsumsi serangga. Poincheval menjelaskan kalau cara terbaik untuk memahami suatu objek adalah dengan cara masuk ke dalamnya.
