HarianBernas.com – Mencoba berarti keluar dari zona nyaman kita, dan ini tentu butuh keberanian, dan kenapa juga butuh keberanian untuk keluar dari zona nyaman kita? Sebab keluar dari zona nyaman adalah merupakan ketidak pastian dan sudah sifat alami manusia yang belum cukup luas wawasannya untuk antipati terhadap perubahan.
Namun orang-orang yang sudah melewati banyak sekali kegagalan (baca: pelajaran) kehidupan menyadari kalau salah satu hal penting yang diperlukan untuk tetap bertahan hidup adalah perubahan. Melalui tulisan ini saya ingin mengajak sidang pembaca untuk melakukan pengembangan diri serta me-marketingkan diri dengan cara mencoba. Coba hal apa saja sebisa kita dan semampu kita, diam bukanlah pilihan bijak
?sudah sifat alami manusia yang belum cukup luas wawasannya untuk antipati terhadap perubahan?
Ketika kita dianggap gagal oleh banyak orang saat mencoba sesuatu hal yang baru atau hal berbeda, teruslah mencoba. Saya tiba-tiba teringat oleh perkataan seorang guru, “sebelum kapal anda menembakkan meriam maka tembaklah peluru terlebih dahulu,”. Di awal-awal tembaklah peluru terlebih dahulu, bila meleset dari sasaran geser arah tembakan sampai tepat mengenai sasaran.
Nah, ketika sasaran sudah kena dengan peluru maka segeralah tembakkan meriam secepatnya. Lalu apa hubungan cerita tadi dengan mencoba ? Tahukah sidang pembaca nusantara kalau tembakan dengan peluru di awal-awal itu adalah mencoba.
Apakah pemuda nusantara sudah mencoba banyak hal sebelum menemukan ?passion? Anda? Saat tulisan ini dibuat saya sudah mencoba kira-kira enam jenis usaha, ada beberapa yang gagal namun ada beberapa yang masih berjalan sampai saat ini. Yang gagal tadi saya anggap sebagai pelajaran kehidupan, dan kata seorang sahabat pelajaran itu sangat mahal harganya.
Bahkan pelajaran kehidupan itu bisa lebih mahal nilainya dari seminar paling mahal di dunia ini. Saya pernah membaca kisah yang menginspirasi saya namun saya lupa sumbernya dari mana, cerita itu mengisahkan tentang seorang karyawan yang sangt rajin dan loyal yang gajihnya jutaan namun melakukan kegiatan merugikan perusahaan satu milliar namun tidak dipecat
Si pemilik hanya berpesan begini kepada karyawan yang rajin itu (catat, karyawan yang rajin ya hehe). ?jadikanlah hal ini sebagai pelajaran untuk perkembangan bisnis perusahaan kedepan?.
Semenjak hari itu si karyawan menjadi lebih loyal kepada perusahaan dan menghasilkan pendapatan yang melebihi tahun-tahun sebelumnya.
Kembali ke laptop ya….Apa yang dilakukan oleh si karyawan itu adalah mencoba hal baru yang hasilnya belum tentu menguntungkan, bisa saja rugi. Namun si pemilik menyadari bila karyawan itu mencoba dan gagal, dia tetap selangkah didepan dari orang-orang yang sedang mencoba. Oh iya, tulisan ini juga saya ulas di www(dot)indonesiakuhebat(dot)com
Sudahkah anda mulai mencoba?
