HarianBernas.com – Pernyataan kontroversial dibuat oleh presiden Turki. Recep Tayyip Erdogan pada hari Rabu (22/3/2017) berkata, ?Jika kalian tetap berkelakuan seperti ini, tidak akan anda orang Eropa, orang Barat yang bisa melangkah di jalanan secara aman dan damai.? Pernyataan tersebut dibuat oleh Erdogan dalam pidatonya di Ankara beberapa jam sesudah insiden penyerangan di London.
Erdogan tidak merinci maksud dari pernyataannya tersebut. Namun komentar yang ia buat diduga ditujukan kepada pemimpin negara-negara Eropa sebagai tanggapan atas perlakuan yang diterima oleh warga Muslim yang tinggal di Eropa. Banyaknya aksi terorisme yang dilakukan oleh pendukung kelompok militan agama membuat aparat dan warga sipil Eropa cenderung menaruh kecurigaan lebih kepada penduduk Muslim di negaranya.
Pernyataan yang dibuat oleh Erdogan tersebut lantas berbuntut panjang. Sehari setelah Erdogan mengeluarkan pidato tersebut, juru bicara hubungan luar negeri Maja Kocijancic meminta wakil Turki untuk Uni Eropa segera datang ke kantor Uni Eropa. Mereka ingin meminta penjelasan atas pernyataa Erdogan yang menyiratkan kalau warga negara Eropa di jalanan seluruh dunia berada dalam kondisi yang tidak aman.
Hubungan Turki dengan negara-negara Uni Eropa selama setahun terakhir memang kian memburuk. Ketegangan antara Turki dengan Uni Eropa dimulai ketika Erdogan melakukan penangkapan dan pemecatan massal pasca percobaan kudeta yang terjadi pada bulan Juli lalu. Erdogan juga bakal menggelar referendum perubahan konstitusi dalam waktu dekat untuk menentukan apakah mayoritas pemilih Turki bersedia memberikan kewenangan yang lebih luas kepada presidennya.
