HarianBernas.com – Dinosaurus memang sudah punah sejak ratusan juta tahun yang lalu. Namun jejak-jejak yang mereka tinggalkan masih dapat kita jumpai hingga sekarang. Fosil tulang belulang merupakan jejak peninggalan dinosaurus yang paling sering dijadikan objek penelitian oleh para ahli. Selain onggokan tulang, dinosaurus juga meninggalkan jejak kaki yang tercetak pada lapisan batuan.
Salah satu contoh jejak tersebut baru-baru ini ditemukan di Australia barat laut. Jejak tersebut dilaporkan memiliki panjang 1,75 m dan dibuat oleh dinosaurus berleher panjang yang panjangnya sekitar 5,4 m. Ukuran jejaknya tersebut lantas menjadikan jejak kaki ini sebagai jejak kaki dinosaurus terbesar yang pernah ada. Mengalahkan rekor jejak kaki sebesar 1,15 m yang ditemukan pada bulan Juli lalu.
Llmuwan Steve Salisbury yang terlibat dalam penelitian jejak ini mendeskripsikan jejak kaki yang mereka temukan sebagai jejak raksasa yang spektakuler. Jejak kaki tersebut ditemukan di Semenanjung Dampier yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Selain jejak kaki raksasa tadi, mereka juga menemukan jejak-jejak kaki dinosaurus lainnya yang berukuran lebih kecil.
Salisbury lantas menyebut Semenanjung Dampier sebagai ?Taman Dinosaurusnya Australia? saking banyaknya jejak dinosaurus yang ditemukan. Salisbury dan rekan-rekannya sendiri sudah melakukan penelitian di Semenanjung Dampier selama lima tahun lebih. Ia menambahkan kalau timnya sempat menemukan bukti kalau Stegosaurus dulunya pernah menghuni Australia.
