INGGRIS, HarianBernas.com – Pasangan muda ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok, Lui Cheng/Zhang Nan dalam babak kedua All England, Kamis (9/3/17) waktu setempat.
Dalam laga itu, Angga/Ricky yang merupakan unggulan ke tujuh perhelatan All England harus mengakui kekalahan dalam dua babak, 14-21 dan 7-21.
Angga mengaku, dalam laga itu, permainannya tidak bisa keluar maksimal, karena pasangan Tiongkok terus memberikan tekanan, dan tidak memberikan kesempatan baginya untuk mengembangkan permainan.
“Mulai dari gim pertama, kami tidak bisa keluar dari tekanan. Terus kami juga banyak melakukan kesalahan di lapangan, karena tertekan terus. Permainan kami jadi tidak normal,” kata Angga seperti dikutip dari situs resmi PBSI.
Dirinya pun mengaku, pada game kedua, mencoba untuk keluar dari tekanan, dan memberikan perlawanan sengit kepada Cheng/Nan, namun permainanya tetap tidak berkembang, karena Cheng/Nan terus memberikan permainan yang sengit.
''Kami sudah mencoba mengubah pola, tapi masih kurang nyaman. Kami terus mendapat tekanan dari pasangan Tiongkok itu. Kedepan kami harus lebih bekerja kerkas lagi di lapangan,” tambah Angga.
