HarianBernas.com ? Smartphone menjadi kebutuhan yang paling utama bagi hampir setiap orang saat ini. Semua urusan pekerjaan, bisnis, bahkan komunikasi sudah dikendalikan secara mobile. Kalau melihat kebelakang sekitar awal tahun 2000an, handphone baru saja masuk dan dipatok dengan harga yang saat itu sudah terbilang mahal. Untuk membeli nomor telfon dan pulsa saja bisa mencapai seratus ribu.
Berbeda dengan sekarang yang hampir semua perdana menawarkan harga sangat murah. Smartphone menggantikan handphone biasa karena kebutuhan. Lagipula, harga smartphone juga bervariasi. Yah, jadi jangan heran kalau anak SD zaman sekarang juga sudah memegang smartphone. Bahkan mungkin lebih canggih dari milikmu.
Kebutuhan akan penggunaan smartphone ini membuat penggunanya ketakutan ketika memori dismartphonenya cepat habis, penggunaan RAM terlalu besar jadi smartphone kamu jadi nge-lag, hang, atau reboot sendiri. Saat baterai kamu rasa cepat berkurang pasti kamu juga mulai khawatir. Jangan menduga dulu kalau smartphone kamu rusak. Bisa jadi aplikasi yang kamu install yang kamu pikir akan menunjang performa smartphone kamu menjadi lebih baik justru aplikasi yang bikin lemot dan baterai smartphonemu cepat berkurang. Dilansir dari Android Pit inilah 5 aplikasi tersebut:
1. Aplikasi penghemat RAM
Pernah nggak sih kamu mengecek penggunaan RAM setiap aplikasi yang kamu pasang di androidmu? Pasti pernah dong. Terkadang kamu heran mengapa bateraimu tetap berkurang dengan cepat padahal kamu nggak menggunakannya. Ini disebabkan ada aplikasi yang yang tetap berjalan di background. Banyak yang kemudian menyarankan kamu untuk menghemat kapasitas RAM, akhirnya kamu terbujuk untuk memasang aplikasi yang bisa menghemat RAM.
Namun, yang kamu kira setelah memasang aplikasi penghemat RAM bateraimu dan kinerja smartphonemu akan menjadi lebih baik ternyata justru lebih buruk dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan aplikasi penghemat RAM justru menutup proses aplikasi-aplikasi lain secara paksa, akibatnya si aplikasi ini harus memulai lagi prosesnya dari awal. Smartphonemu jadi bekerja lebih keras.
Aplikasi ini sebenarnya nggak membantu sama sekali. Justru hanya akan memakan porsi RAM dan daya baterai lebih banyak.
2. Aplikasi pembersih smarthone
Aplikasi seperti CleanMaster, Ccleaner, dan lainnya sering disebut sebagai aplikasi pembersih smartphone untuk meningkatkan kinerja androidmu dengan cara menghapus cache atau file-file sampah yang sudah nggak digunakan lagi.
Benar jika aplikasi yang kita uninstall di telpon pintar milik kita masih meninggalkan file-file sampah. Tapi sebenarnya kamu nggak perlu lho untuk mendownload aplikasi pembersih ini. Karena aplikasi ini mau nggak mau memakan storage penyimpanan, penggunaan RAM, dan otomatis daya baterai.
Kamu bisa melakukannya sendiri dengan cara masuk ke ?setting? atau ?pengaturan?, kemudian pilih ke menu ?storage? atau ?penyimpanan? dan pilih ?clear cache? dan OK untuk membersihkan data yang nggak penting. Cache masing-masing aplikasi bisa kamu hapus dengan cara masuk ke ?Setting?, lalu ?Apps?, kemudian ?Downloaded?. Klik satu demi satu dan kamu bisa melihat pilihan ?Clear Cache?.
3. Aplikasi antivirus
Antivirus yang ada di playstore biasanya akan tetap memakan memori penyimpanan dan RAM dengan kapasitas besar. Hanya saja kamu merasa perlu untuk memasangnya pada smartphonemu agar terhindar dari virus. Sebenarnya sih nggak perlu kok.
Ponsel androidmu ini sudah memiliki sistem yang mendeteksi adanya virus pada apalikasi yang akan kamu pasang atau nggak. Ditambah Playstore juga sudah memastikan agar aplikasi yang berada di Playstore bebas virus.
Antivirus ini baru berguna ketika kamu hobi mendownload aplikasi yang asalnya bukan dari Playstore dan berbentuk file apk.
4. Aplikasi penghemat baterai
Nggak jauh berbeda dengan aplikasi penghemat RAM, aplikasi penghemat baterai juga justru akan menambah beban untuk androidmu. Banyak memang aplikasi penghemat baterai mengklaim dirinya mampu mengatasi permasalahan pengguna smartphone yakni daya yang cepat habis.
Sesungguhnya dengan memasang aplikasi ini,daya ponsel androidmu akan cepat habis daripada sebelum kamu memasangnya. Hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan menguninstall aplikasi-aplikasi yang nggak kamu butuhkan.
5. Aplikasi bawaan
Saat kamu membeli smartphone pasti kamu terkadang kesal dan sebal saat mengetahui begitu banyak aplikasi bawaan yang sebenarnya sama sekali nggak kamu gunakan. Aplikasi bawaan ini sudah nggak kamu gunakan, kamu juga nggak bisa mengunsintallnya.
Bahkan ada loh hp android yang nggak membiarkan aplikasis sosmed seperti facebook, twitter, BBM agar nggak bisa diuninstall. Padahal kamu belum tentu memakainya. Salah satu cara agar kamu nggak begitu terganggu dengan kehadiran aplikasi bawaan ini yaitu dengan mendeaktivasi, caranya kamu masuk ke info aplikasi (aplikasi drawer) yang ingin kamu hilangkan.
