HarianBernas.com ? Makan menjadi kebutuhan paling penting setiap manusia. Sampai-sampai, secara nggak langsung manusia memiliki budaya makan tiga kali dalam sehari. Untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Hal ini dikarenakan tubuh manusia membutuhkan asupan gizi dan energi untuk bertahan hidup. Biasanya, untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh, makanan yang disediakan juga berbagai macam.
Setelah menikmati makan, banyak kebiasaan yang dilakukan. Entah menyantap buah atau beberapa makanan penutup. Yang lain-lain hanya duduk dan mengobrol. Di bawah ini beberapa kebiasaan yang nggak boleh kamu lakukan setelah makan, atau kamu akan mengalami gangguan dan sistem pencernaanmu tidak berjalan dengan maksimal.
1. Mandi
Saat kita mandi, suhu tubuh menjadi sedikit meningkat. Untuk mengatasi hal ini, tubuh kita mengirimkan lebih banyak darah ke kulit daripada biasanya. Akibatnya, proses pencernaan dan proses penyerapan sari makanan di lambung menjadi terganggu. Hal ini pula menyebabkan proses metabolism menjadi lebih lambat.
2. Minum teh
Bagi sebagian dari kita, meminum secangkir teh panas seteleh makan adalah hal yang sangat penting dan nikmat. Sayangnya, beberapa penilitian menyebutkan bahwa minuman yang tidak berbahaya ini mengganggu penyerapan zat besi. Zat besi ini adalah mineral yang penting bagi tubuh manusia. Karena itu, anak-anak, wanita hamil, dan orang-orang yang menderita kekurangan zat besi harus menghindari minum teh dalam waktu satu jam setelah makan.
Orang dewasa akan lebih baik dengan secangkir kopi yang tidak baik jika dikonsumsi saat perut sedang kosong. Kalau ingin memperkecil kemungkinan terburuk mengalami gangguan pencernaan, sepertinya kamu harus cukup puas dengan segelas air putih.
3. Tidur
Dari dulu sudah dikenal mitos jika makan sebelum tidur adalah penyebab utama kegendutan atau kelebihan berat badan. Meski demikian, kita jelas nggak boleh mengabaikan sisa bahaya yang diakibatkan dari tidur setelah makan siang ataupun makan malam. Tidur nyenyak dalam keadaan perut penuh akan menyebabkan mulas, bersendawa, dan naiknya asam lambung.
Selain itu, telah terbukti bahwa tidur teratur segera setelah makan siang atau makan malam akan meningkatkan risiko terserang stroke. Para ahli sepakat bahwa lebih baik tidur tidak kurang dari 2 jam setelah makan.
4. Olah raga
Tidak peduli seberapa besar hasrat kamu untuk menguatkan tubuh dengan makanan enak kemudian langsung berlatih, berolah raga atau melakukan aktifitas fisik lainnya lebih baik kamu menundanya sementara. Beban pada perut penuh menyebabkan ketidaknyamanan, seperti cegukan dan mual, serta konsekuensi yang lebih serius: peningkatan risiko trauma dan kejang.
Kalau kamu masih nggak sabar untuk mulai berlatih kembali setelah makan, sebaiknya batasi diri kamu, mulailah berolahraga dua jam kemudian.
5. Merokok
Hampir semua sistem di tubuh kita terlibat selama proses pencernaan yang aktif. Pada saat ini, nikotin yang kamu hirup dari rokok akan diserap dengan kekukatan ganda, yang otomatis akan meningkatkan semua efek berbahaya dari nikotin itu sendiri.
Kamu yang selalu merokok setelah makan harus tahu bahwa tembakau bisa menghambat penyerapan vitamin dan mineral, termasuk kalsium dan vitamin C serta vitamin D. Alhasil, gizi makanan yang seharusnya dapat tubuhmu serap akan terbuang sia-sia.
Ya memang lebih baik kamu berhenti merokok sepenuhnya. Namun, kalau kamu terus-menerus merokok dan tetap tidak bisa menolak rokok setelah makan, beri tubuhmu setidaknya 20 menit tanpa rokok.
