HarianBernas.com ? Belakangan ini, banyak terdengar kasus artis yang terserang kanker. Entah itu kanker serviks, kanker getah bening, ataupun kanker payudara. Sudah tahu kan salah satau pemain serial tv ?Ojek Pengkolan?, Reita Sukardi, meninggal karena kanker payudara yang dideritanya.
Kanker adalah salah satu kelainan genetik yang terjadi di dalam tubuh. Sederhananya, sel-sel di tubuh kamu berubah menjadi jahat dan berkembang dengan pesat membunuh sel-sel baik dalam tubuhmu. Ketika sel di tubuhmu itu tumbuh tak terkendali, akan timbul benjolan dan kerusakan organ. Nah seremkan?
Ada banyak sebenarnya yang mempengaruhi kenapa seseorang bisa mengidap kanker payudara, beberapa di antaranya adalah karena faktor genetic, wanita juga 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara, meski begitu para pria juga tidak boleh lalai karena tetap berisiko terkena kanker ini.
Sejak dini, kamu harus tahu dan mencegah kanker payudara. Yang paling mudah adalah kamu harus menjaga pola makan kamu. Dengan perbanyak sayuran dan buah, kamu bisa mencegah tumbuhnya kanker di dalam tubuhmu. Hal yang sangat mudah bisa kamu lakukan adalah dengan berolahraga secara teratur. Kamu nggak perlu kok berolahraga terlalu berat. Cukup lakukan jogging ataupun jalan kaki secara teratur.
Kalau sekarang kamu takut dan ingin tahu sejak dini, lebih baik kamu lakukan kegiatan ?SADARI?. Artinya, kamu ?Periksa Payudara Sendiri?. Ini nih 6 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui ada tidaknya kanker atau tumor di payudara kamu. Lakukan cara ini saat kamu selesai haid ya? Karena ada beberapa cewek yang memang akan timbul benjolan saat sedang haid, tenang saja, itu normal kok.
1. Coba kamu berdiri di depan cermin. Saat berdiri di depan ceriman, biarkan lenganmu ada di sisi kanan dan sisi kirimu ya? Jadi tidak akan menghalangi pandanganmu. Ingat, kamu harus bertelanjang dada, jadi lakukan di kamarmu agar tidak ada yang mengintipmu. Nah, dari sini, kamu bisa melihat, apakah ada benjolan yang muncul di payudara kamu. Perhatikan dengan teliti karena terkadang benjolannya tidak terlihat.
2. Setelah itu, angkat lenganmu dan letakkan di belakang kepala. Berdirilah menyamping. Biasanya benjolan akan muncul di sisi payudara, bukan di tengah. Jika ada benjolan yang tumbuh, akan mudah terlihat jika ada benjolan.
3. Yang ketiga, kamu bisa letakkan tanganmu dipinggul dan tekan kuat-kuat. Gerakan serta siku ke depan sambil mengangkat bahu. Alasan melakukan gerakan ini karena otot payudara kamu akan menegang dan membuat benjolan lebih mudah dilihat.
4. Angkat lengan kirimu dan coba kamu raba payudaramu dengan telunjuk, jari tengah, dan jari manis tangan kanan Anda. Cobalah lakukan ini dengan gerakan memutar, ke atas bawah, atau gerakan dari tengah keluar untuk meraba adanya benjolan.
5. Pada langkah ke lima, berbaringlah dengan tangan kiri ada dibawah kepala sebagai tumpuan. Letakan bantal kecil atau sesuatu yang bisa kamu letakkan di bawah bahu kananmu. Raba permukaan payudara kirimu dengan gerakan memutar, dari tengah keluar, atau atas bawah. Coba kamu ulangi cara yang sama untuk memeriksa payudara kananmu.
6. Nah, untuk langkah terakhir, kamu harus perhatikan bagian atas payudara yang berada di dekat ketiak karena di situlah banyak di temukan tumor payudara. Jika terjadi perubahan, atau terdapat benjolan, kamu harus segera konsultasikan dengan dokter.
Lakukanlah secara rutin langkah diatas setelah kamu selesai haid agar jika memang terdapat benjolan bisa terdeteksi sejak dini. Hal ini juga sangat mempengaruhi kesembuhan dan keselamatan pasien. Selalulah waspada!
