HarianBernas.com – Abu Sayyaf kembali melakukan eksekusi sandera. Militer Filipina pada hari Sabtu (15/4/2017) mengumumkan kalau kelompok militan tersebut memenggal satu dari empat orang sandera yang sudah mereka tahan sejak bulan Desember. Keempat sandera tersebut merupakan warga asli Filipina yang berprofesi sebagai nelayan.
Menurut Brigjen Cirilito Sobejana, sandera yang dieksekusi bernama Noel Besconde dan berposisi sebagai kapten kapal nelayan. Eksekusi diperkirakan terjadi pada hari Kamis (13/4/2017) di pedalaman Pulau Jojo, Filipina selatan.
Besconde dan 3 anak buahnya diculik ketika mereka sedang melaut di Laut Sulawesi pada bulan Desember. Abu Sayyaf kemudian meminta uang tebusan sebesar 3 juta peso kepada pemerintah Filipina. Namun permintaan tersebut tidak digubris oleh pemerintah yang memiliki prinsip tidak akan membayar tebusan kepada Abu Sayyaf.
Ketika Besconde jatuh sakit dan uang tebusan yang diminta tidak kunjung datang, Abu Sayyaf pun memutuskan untuk membunuh Besconde. ?Alasan mengapa dia dipenggal adalah karena dia memperlambat pergerakan mereka. Mereka (Abu Sayyaf) sangat aktif berpindah tempat dan kami (militer Filipina) sedang mengejar mereka,? terang Sobejana.
Abu Sayyaf merupakan kelompok militan Filipina selatan yang giat melakukan penculikan kepada warga lokal dan asing untuk mendapatkan tebusan. Jika uang tebusan yang mereka minta tidak kunjung diberikan, tidak jarang nasib para sandera tersebut berakhir mengenaskan akibat tewas dipenggal.
