HarianBernas.com – Herry Gunawan mengungkapkan keyakinannya bahwa pekerjaan yang digelutinya di bidang digital ini penting dilakukan dan dibagikan kepada banyak orang. Baginya, teknologi tidak bisa dihindari dakam kehidupan manusia.
?Era digital, perkembangan teknologi, tidak dapat kita hindari. Kemudian bagaimana kami sebagai orang-orang yang mungkin lebih mengerti/memahami harus mampu bisa menjadi jembatan antara teknologi dan masyarakat. Kami harus bisa menghasilkan platform/system yang memudahkan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan mereka. Sebagai contoh ketika sekelompok masyarakat mampu menghasilkan suatu produk yang sangat baik, tapi kemudian mereka hanya bisa memasarkannya ke wilayah yang terbatas. Dengan adanya teknologi eCommerce, mereka dapat memasarkannya secara global,? ungkapnya ke Harian Bernas (23/3).
Pria kelahiran Lampung ini kini menduduki posisi sebagai System Development Manager di Iruna.id, eCommerce Technology Advisor di perusahaannya sendiri. ?Mentor/ Dosen Tamu di beberapa Universitas di Jabodetabek,? imbuhnya.
Titik baliknya yang menjadi pengalaman khususnya sehingga menjadi seperti sekarang ini adalah pengalaman ketika pertama kali membangun sistem Berrybenka di tempat pertama kalinya ia bekerja secara professional sebagai programmer. ?Saya merasa ilmu dan pengalaman yang saya miliki waktu itu tidak ada apa-apanya. Saya merasa harus banyak belajar. Untuk pengalaman unik di pekerjaan, saat saya bekerja sebagai web consultant freelance bagi sebuah perusahaan digital di Kanada. Karena beda waktu kerja, saya harus bekerja tengah malam hingga dini hari, padahal paginya harus bekerja. Di kantor sering mengantuk dan suka tidur di gudang,? tuturnya.
E-Commerce Technical Advisor ini menerangkan tentang alasan terus menekuni bidang profesi geluti sampai sekarang ini. ?Menurut saya, teknologi itu tidak akan pernah berhenti, akan selalu hadir teknologi-teknologi baru yang menuntut kita untuk terus belajar. Ini yang saya suka, belum lagi, dengan terus mengikuti perkembangan teknologi, saya akan bertemu dengan talenta-talenta muda yang hebat-hebat yang membuat saya menjadi merasa muda terus?hehehe,? katanya.
Software Development Manager ini memaparkan permasalahan yang paling sering dihadapi dalam bidang pekerjaannya. ?Permasalahan cepatnya perubahan dari satu tahap ke tahap berikutnya, kemunculan teknologi-teknologi baru yang sangat cepat. Kadang belum paham yang satu, sudah muncul yang baru lagi, tapi waktu yang saya miliki tidak lagi banyak. Untuk menyikapi hal tersebut, saya banyak membaca. Setidaknya, saya tahu walau cuma dasarnya, kemudian sering bertemu dengan sesama developer/programmer atau sekedar ngobrol via chat,? paparnya.
Mantan Web Developer di iMobile Ltd, Kanada ini membeberkan tentang tantangan ke depan yang akan dihadapi dalam bidang pekerjaannya. ?Yang pasti, tantangan ke depan adalah bagaimana saya tidak akan tertinggal dengan perkembangan teknologi yang ada. Teknologi eCommerce, mulai dari bahasa pemrogramman, teknologi server, teknologi payment, dan masih banyak lagi lainnya, menuntut saya untuk terus update informasi, update ilmu,? bebernya.
Ketika ditanya tentang pencapaian yang paling membanggakan, ia memiliki jawaban tersendiri, yaitu ia tidak mau dibilang sok naif. ?Tapi jujur, saya merasa tidak ada yang pantas saya banggakan karena apa yang saya capai saat ini, bukan hasil kerja saya sendiri, ada peran Allah SWT dan orang-orang disekitar saya,? katanya.
Untuk penghargaan khusus yang pernah diterima selama ini dalam bidang pekerjaannya, ia pernah menerima penghargaan dari Head Quarter LG Electronics karena sistem yang dibangun menjadi juara pertama di tingkat global LG Electronics dalam suatu kompetisi yang diikuti oleh seluruh LG Overseas.
Untuk habit khusus yang dibangun selama ini untuk mendukung rutinitasnya, ia menjawab bahwa selalu memulai sesuatu dengan membaca Basmallah dan berusaha sebisa mungkin untuk Shalat 5 Waktu Berjamaah di Masjid. ?Untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, menonton berita teknologi, membaca, tapi bukan bacaan yang panjang-panjang ya, misalnya berita, artikel-artikel singkat,?ujarnya.
Pengagum sosok Ir.Soekarno ini pun membagikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. Usia itu bukan batasan untuk belajar, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan memulai sesuatu yang baru. Untuk saran, jangan pernah berhenti belajar, jangan malu bertanya, jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang sudah dimiliki,? jelasnya.
Penyuka hobi coding ini menceritakan tentang lingkungan yang memengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang ini.?Saya lebih banyak berkumpul dengan anak-anak muda yang hebat-hebat, mereka meraih sukses besar di usia mereka, saya sudah merasa cukup. Mereka mengajarkan kepada saya bagaimana kesuksesan itu harus dikejar,? katanya.
Ia tak memungkiri bahwa hobi codingnya ini memiliki pengaruh kepada kesuksesan yang dicapai saat ini. ?Hobi saya sangat mempengaruhi pekerjaan saya. Saya senang jika saya berhasil memecahkan suatu masalah dengan pemrograman. Saya senang jika bisa membuat yang tadinya manual menjadi otomatis, yang tadinya lama jadi cepat, yang tadinya susah menjadi mudah dilakukan,? ucapnya.
Mantan Senior System Engineer di LG Electronics Indonesia ini pun membagikan motto yang selalu menyemangatinya bekerja. ?Kejarlah Ilmu sampai ke negeri Cina. Karena orang yang memiliki ilmu, dia akan hidup mulia apalagi kemudian dia membagikannya, berkahnya akan berlipat ganda.?
Suami dari Rafika Nur Sugiharti ini membocorkan project dalam waktu dekat ini dan impiannya. ?Untuk project, saat ini saya bekerja sebagai System Development Manager di Iruna eLogistics. Bersama team, saya ingin membangun sebuah platform/system yang memudahkan client-client kami, yang 90 persennya adalah UMKM untuk Go Global. Untuk impian, saya ingin memiliki sebuah akademi/sekolah yang bisa mewadahi siapa saja untuk belajar IT dan bukan sekolah biasa, tapi saya ingin mencetak dan menyuplai tenaga kerja professional di bidang IT. Dan kalau bisa sekolah ini gratis,? pungkasnya.
