Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Destinasi Wisata Relaksasi Hutan dan Kesehatan Alami di Tahura Bunder

    June 2, 2026

    Ratusan Driver Gojek Jogja Gelar Aksi Solidaritas Bela Nadiem Makarim

    June 2, 2026

    Perbedaan Layanan Dukcapil di Kantor Camat dengan MPP Mini di Kabupaten Jember

    June 2, 2026

    Bedah Hambatan Digital, Alia Laksono Dorong Pemuda Jadi Penggerak Utama Menuju E-Voting Nasional

    June 2, 2026

    Balanced Scorecard Muhammadiyah Resmi Diluncurkan, Fokus pada Ilmu dan Karakter

    June 2, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Internasional»Kuota Pekerja Manusia Bakal Digunakan untuk Atasi Fenomena Tenaga Kerja Robot
    Internasional

    Kuota Pekerja Manusia Bakal Digunakan untuk Atasi Fenomena Tenaga Kerja Robot

    Hadi NugrohoBy Hadi NugrohoApril 4, 2017No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    HarianBernas.com – Menggunakan robot dan mesin dengan kecerdasan buatan bukanlah hal yang baru. Pabrik-pabrik kendaraan bermotor di sejumlah negara sudah melakukannya. Namun bagaimana jadinya jika makin banyak industri yang beralih ke tenaga robot? Bagaimana nasib para pekerja manusia selanjutnya?

    Menurut laporan terbitan IBA seperti yang dikutip oleh The Guardian, inovasi di sektor teknologi robot dan kecerdasan buatan bakal mendorong terjadinya perubahan di sektor ketenagerjaan. Salah satunya adalah pemberlakuan kuota pekerja manusia oleh pemerintah.

    Lembaga pengacara internasional tersebut dalam laporannya memaparkan bahwa seiring berjalannya waktu, sepertiga lapangan pekerjaan di seluruh dunia bakal diisi oleh tenaga robot dan perangkat lunak. Lebih murah dan efisiennya tenaga robot menjadi penyebab utama hal tersebut. Tenaga robot juga tidak bakal mengalami hal-hal seperti mogok kerja, mengurus keluarga, hingga cuti hamil.

    Laporan yang sama kemudian membuat perbandingan dari segi biaya antara robot dengan manusia. Jika seorang buruh perakit mobil di Jerman menghabiskan biaya setara 40 euro per jamnya, maka robot hanya memerlukan biaya sekitar 5 euro per jamnya. Jumlah tersebut menjadikan robot sebagai tenaga kerja yang bahkan lebih murah dibandingkan upah buruh di Tiongkok. Negara yang notabene terkenal dengan produk-produknya yang murah dan tarif buruhnya yang rendah.

    IBA dalam laporannya lantas menyebut fenomena peralihan tenaga manusia ke robot sebagai ?Revolusi Industri 4.0?. Perubahan tren ketenagakerjaan pada akhirnya bakal berimbas juga ke sektor hukum yang menangani masalah ketenagakerjaan. IBA juga memperingatkan akan kemungkinan munculnya masalah terkait perlindungan konsumen semisal siapa yang harus membayar biaya asuransi mobil tanpa pengemudi.

    Korea Selatan merupakan negara dengan jumlah tenaga kerja robot terbanyak berdasarkan rasionya. Dari setiap 10 ribu pekerja di Negara Ginseng tersebut, sebanyak 437 di antaranya adalah robot. Jepang dan Jerman berturut-turut menyusul di belakang Korea Selatan dengan jumlah 323 dan 282 tenaga robot.

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Hadi Nugroho

    Related Posts

    CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi

    June 1, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026

    Tingkatkan Strategi Anda: Kompetisi Trading Global Diluncurkan dengan Hadiah Uang Tunai Besar

    May 27, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi

    June 1, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Ratusan Driver Gojek Jogja Gelar Aksi Solidaritas Bela Nadiem Makarim

    June 2, 2026

    Perbedaan Layanan Dukcapil di Kantor Camat dengan MPP Mini di Kabupaten Jember

    June 2, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.