HarianBernas.com – Karnaval harusnya dipenuhi oleh kegembiraan. Namun di tepi kota Paris, karnaval justru dipenuhi oleh kepanikan. Insiden ledakan yang terjadi di tengah-tengah karnaval menjadi penyebab utamanya. Akibat ledakan yang terjadi pada hari Sabtu (1/4/2017) tersebut, setidaknya 18 orang menderita cedera. Tiga di antaranya diketahui baru berusia anak-anak.
Polisi menyatakan kalau ledakan tersebut terjadi akibat kecelakaan saat menyalakan api unggun dan tidak ada hubungannya dengan terorisme. Salah seorang saksi mata menjelaskan kalau orang-orang berlarian ketika ledakan terjadi. Ia bahkan mengaku melihat seorang pria yang menderita patah lengan dan anak kecil yang kepalanya bersimbah darah.
Saksi mata yang lain menyatakan kalau ia awalnya mengira kalau ledakan tersebut merupakan bagian dari atraksi karnaval. Namun setelah ia melihat orang-orang di sekitarnya berlarian dengan wajah panik, ia akhirnya menyadari kalau sesuatu yang tidak diharapkan baru saja terjadi.
Rekaman video amatir menunjukkan kobaran api terlihat di lokasi ledakan. Mobil-mobil ambulans, polisi, dan pemadam kebakaran juga terlihat berkumpul di sekitar tempat kejadian. Mayoritas korban menderita cedera akibat terkena serpihan ledakan. Lima di antara 18 korban tewas dilaporkan berada dalam kondisi serius.
