HarianBernas.com – Bayi di rumah sakit kota Brisbane ini baru berusia 5 minggu. Namun ia terancam meninggal dunia dalam usia yang begitu dini akibat pendarahan pada otaknya. Nasib naas yang dialaminya terjadi gara-gara orang tuanya menolak membiarkan anaknya diberi suntikan vitamin K saat baru lahir.
Suntikan vitamin K adalah salah satu vaksinasi yang dianjurkan untuk bayi-bayi yang baru lahir di Australia. Pasalnya bayi yang baru lahir hanya memiliki vitamin K berjumlah sedikit dalam tubuhnya. Asupan vitamin K membantu melancarkan proses pembekuan darah. Menurut dokter yang menangani bayi tadi, bayi yang bersangkutan terancam menderita lumpuh di sisa hidupnya jika ia pada akhirnya berhasil bertahan hidup.
Kasus kematian bayi akibat pendarahan otak relatif jarang terjadi di Australia. Sebelum penyuntikan vitamin K pada bayi diperkenalkan pada tahun 70-an, sebanyak 15 bayi meninggal di negara bagian New South Wales akibat pendarahan pada otaknya.
Kebijakan baru tersebut sayangnya tetap gagal menghilangkan kasus kematian bayi akibat pendarahan otak. Sebanyak 6 bayi dilaporkan meninggal karena orang tuanya menolak membiarkan anaknya diberi suntikan vitamin K. Mereka yang menolak membiarkan bayinya divaksinasi pada umumnya merasa tidak yakin dengan keamanan vaksin dan suntikan yang diberikan pada anaknya.
Pemerintah Australia lantas mengambil tindakan tegas atas sikap yang ditunjukkan oleh segelintir orang tua tersebut. Perdana Menteri Malcolm Turnbull berencana melarang anak-anak yang tidak menerima vaksin untuk memasuki lingkungan taman kanak-kanak supaya orang tuanya bersedia membiarkan anaknya divaksin.
