HarianBernas.com – Kepercayaan terhadap makhluk gaib bukan cuma ada di Indonesia. Di Inggris pada Abad Pertengahan, warga setempat percaya kalau orang jahat yang sudah mati bisa bangkit kembali dari liang kuburnya untuk menyakiti orang-orang yang masih hidup. Di Skotlandia dan Irlandia, mayat hidup tersebut bahkan dipercaya bisa menghisap darah korbannya.
Kalau sudah begitu, apa yang akan dilakukan oleh warga di masa itu untuk mencegah munculnya mayat hidup? Jawabannya cukup menyeramkan. Mereka bakal memotong-motong mayat orang tersebut sebelum kemudian membakarnya hingga tinggal menyisakan tulang. Mereka berharap dengan melakukan hal tersebut, sang mayat hidup tidak akan bisa bangkit kembali karena mayatnya sudah berada dalam kondisi hancur.
Praktik keyakinan tersebut didukung oleh bukti sejarah yang belum lama ini ditemukan di Yorkshire, Inggris utara. Menurut tim peneliti dari Universitas Southampton dan lembaga Historic England, tulang belulang yang mereka temukan menunjukkan tanda-tanda kalau jasad pemilik tulang belulangnya dimutilasi dan dibakar tidak lama sesudah meninggal.
Tulang belulang yang ditemukan dan diteliti oleh tim ilmuwan pimpinan Simon Mays tersebut berasal dari abad ke-11 hingga 13. Lokasi tempat tulang belulang tersebut ditemukan dulunya merupakan sebuah desa yang bernama Wharram Percy. Menurut Mays dan rekan-rekannya, tulang belulang yang mereka temukan berjumlah total 137 buah dan berasal dari 10 mayat berbeda. Usia mereka saat meninggal bervariasi di mana 2 di antaranya dipercaya baru berusia balita.
