HarianBernas.com – Suporter harusnya kompak mendukung timnya ketika hari pertandingan tiba. Namun pemandangan berbeda tersaji di Stadion Emirates. Pasalnya di stadion kandang Arsenal tersebut, suporter Arsenal justru terlibat perkelahian dengan suporter Arsenal lainnya pada hari Minggu (2/4/2017) saat Arsenal menjamu Manchester City dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris.
Daily Mail memberitakan kalau insiden tersebut terjadi di dalam dan di luar stadion. Insiden pertama terjadi di dalam stadion ketika pertandingan antara Arsenal kontra Manchester City masih berlangsung. Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan sejumlah suporter Arsenal terlihat saling dorong dan melemparkan kata-kata kasar di dalam tribun.
Kericuhan kembali muncul di luar stadion setelah pertandingan berakhir. Awalnya Robbie Lyle selaku pengelola saluran Arsenal Fan TV di YouTube mewawancarai salah seorang suporter Arsenal untuk mengetahui opininya terkait performa terkini Arsenal. Namun mendadak Lyle dikerubungi oleh suporter Arsenal yang lain. Mereka terlihat mendorong-dorong Lyle sambil menuduh kalau Lyle mencari keuntungan finansial untuk dirinya sendiri.
Lyle sendiri dalam rekaman video terpisah terlihat digiring keluar dari rombongan suporter yang marah tersebut. Namun insiden tak mengenakkan yang menimpa dirinya tetap tidak mencegahnya untuk mengunggah video hasil wawancara terbarunya ke saluran miliknya. Dalam video tersebut, Lyle menggunakan judul ?Perkelahian Hanya Akan Berakhir Jika Wenger Pergi?.
Pertandingan pada hari Minggu itu sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2. Seusai pertandingan, Manchester City berada di posisi 4. Sementara Arsenal berada di peringkat keenam dan terpaut 7 angka dari City. Jika Arsenal tetap berada di luar 4 besar hingga akhir musim, Arsenal bakal gagal lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak Arsene Wenger mulai menukangi Arsenal.
Selama beberapa musim terakhir, suporter Arsenal memang terpecah ke dalam 2 kubu utama. Mereka terlibat perbedaan pendapat mengenai apakah Arsene Wenger sebaiknya tetap melatih Arsenal untuk musim-musim berikutnya. Puasa gelar Liga Primer sejak tahun 2004 dan kegagalan Arsenal di Liga Champions menjadi penyebab utama mengapa sebagian suporter Arsenal tidak mau lagi mendukung Wenger.
