HarianBernas.com – Alergi adalah kondisi tubuh yang merasa tidak seperti biasanya dan muncul keluhan-keluhan saat bersentuhan dengan obyek tertentu. Bisa datang dari matahari, udara dingin, debu, makanan asing, dan sebagainya. Alergi terjadi karena kurangnya sistem kekebalan dalam tubuh untuk menerima munculnya obyek asing.
Bagi kalian yang suka traveling alergi memang merepotkan. Kita harus menjaga pola makan dan juga mengetahui kondisi yang cocok untuk bepergian.
berikut beberapa alergi dan gejalanya yang harus kalian waspadai:
1. Alergi Debu
Di dalam rumah ada benda-benda yang rawan dihinggapi debu. letaknya dekat dengan lubang ventilasi atau jendela dan pintu. Angin dengan mudah masuk melalui tempat-tempat tersebut dengan membawa debu-debu yang bisa membuat kita sakit. Membersihkan dengan cara yang salah juga dapat memicu alergi debu.
Debu tidak hanya dijumpai di dalam rumah tetapi banyak terdapat di jalanan dan di halaman rumah. Sedangkan resiko alergi debu sangat besar terjadi bila kalian keluar rumah, maka dari itu kenali alergi pada tubuh kalian sebelum meutuskan untuk bepergian.
Gejala umum pada penderita alergi debu adalah gatal-gatal, bersin dan mata berair. Untuk reaksi alergi yang lebih parah muncul bintik-bintik merah pada bagian perut dan lengan atas.
2. Alergi Serbuk Sari
Menjelang musim panas banyak bunga-bunga yang mulai mekar. Kondisi berangin pada musim tersebut memungkinkan terbangnya serbuk-serbuk sari dari bunga dan pepohonan. Bentuknya yang sangat kecil memungkinkan serbuk-serbuk tersebut terhirup oleh hidung dan masuk ke tenggorokan.
Alergi serbuk sari memunculkan gejala yang sama dengan alergi dingin, hidung berair, gangguan tenggorokan, suara serak dan demam. Bedanya alergi dingin lebih cepat membaik daripada alergi serbuk sari. Bila kalian mempunyai alergi serbuk sari maka pikirkan ulang rencana kalian untuk berlibur saat musim panas.
3. Alergi Matahari
Sesuai namanya alergi matahari muncul saat seseorang tidak kebal dengan sengatan sinar matahari. Alergi ini membuat penderita muncul bercak-bercak putih sebagai bentuk reaksi kulit terhadap matahari. Bila kalian termasuk penderita alergi ini maka jangan terlalu kawatir. Kalian bisa merencanakan liburan saat musim dingin terutama ke negara bersalju.
4. Alergi Makanan
Tidak semua makanan bisa memicu alergi, Pada tahap ringan gejala bisa muncul berupa binti-bintik merah pada kulit, gatal-gatal, area mulut menjadi kemerahan dan bengkak. gejala yang lebih serius penderita bisa mengalami sesak nafas, muntah-muntah, diare, pusing bahkan pingsan.
Bila kalian pecinta wisata kuliner dan khawatir dengan hidangan yang dapat memicu alergi maka simak beberapa tips ini:
Bila kalian ke restoran hindarilah pilihan menu yang kalian tidak kenal betul jenis makanannya. Lebih baik kalian menanyakan komposisi dari menu terlebih dahulu.
Hindarilah produk makanan yang siap saji, dengan hanya perlu ditambah dengan air panas atau sedikit bahan untuk menikmatinya.
Jangan mentolerir makanan yang sangat jelas menyebabkan alergi pada tubuh.
Jika tidak yakin apakah tubuh kalian alergi terhadap suatu makanan atau tidak. Buatlah jedah 2 minggu terhadap makanan yang sama.
Sekarang kalian bisa bepergian dengan lebih hati-hati Karena telah mengenali jenis alergi dan gejalanya. Dengan begitu penanganan pada alergi yang kalian derita akan lebih efektif. Terlebih lagi jika sedang berwisata dan tiba-tiba terkena alergi, maka kalian tahu apa saja yang harus kalian hindari supaya tidak terkena alergi.
