HarianBernas.com – Bagi kalian para penggemar makanan sehat, harus mulai berpikir ulang. Pasalnya banyak makanan instan siap saji yang mengklaim sebagai makanan sehat, justru sebaliknya.
Terlebih lagi buat kalian ingin menjalakan program diet atau ingin mendapatkan nutrisi tambahan. Beberapa produk yang mengklaim sebagai produk sehat, tidak bisa dikonsumsi berlebih.
1. Kacang Polong Dalam Kemasan
Kacang-kacangan merupakan salah satu makanan sehat. Namun kacang polong dalam kemasan sering kali mengandung banyak gula dan juga sirup, kandungan tambahan ini berfungsi sebagai pengawet, juga pemberi rasa. Dengan tambahan tersebut, berarti ada banyak tambahan kalori dalam setiap kemasannya.
Jika kalian ingin mengkonsumsi kacang polong yang sehat, sebaiknya konsumsi yang masih segar, rebus, lalu santap. Kacang yang masih segar jauh lebih baik daripada kacang polong dalam kemasan.
2. Instant Oatmeal
Oatmeal merupakan salah satu makanan sehat,terlebih lagi bila disantap dengan buah segar dan sedikit tambahan madu. Namun, hal ini berbeda dengan instant oatmeal yang sudah diberi berbagai perasa. Hal ini mengurangi manfaat dari oatmeal.
Instant oatmeal juga sudah mendapat banyak tambahan gula dan sodim dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga manfaat untuk kesehatan banyak berkurang.
3. Teh Hijau Dalam Kemasan
Teh hijau diketahui sebagai salah satu sumber anti-oksidan, yang memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Namun, hal tersebut hanya berlaku untuk teh hijau yang diseduh langsung dari daun teh asli. Sedangkan untuk teh hijau dalam kemasan, justru kurang sehat bagi tubuh.
Dalam beberapa penelitian menunjukan bahwa unsur dari teh hijau dalam kemasan, lebih banyak mengandung perisa teh hijau dan gula saja. Bahkan, lebih jauh lagi, ditemukan bahwa ada beberapa merk teh hijau dalam kemasan yang mengandung senyawa anti-oksidan atau ECGC sangat sedikit.
4. Keripik Pisang
Dalam bentuk alami, atau tanpa pengolahan, pisang merupakan salah satu makanan sehat. Seperti diketahui, pisang merupakan sumber potasium, vitamin C, dan kaya serat. Akan tetapi, setalah digoreng menjadi kripik, nutrisi yang terkandung dalam pisang berkurang.
Bandingkan, pisang segar memiliki 105 kalori, namun begitu dijadikan keripik, kalori itu bertambah menjadi 150 kalori.
Belum lagi kalau ditambahkan rasa seperti keju, karamel, atau cokelat. Selain terjadi lonjakan kalori, pisang dalam bentuk keripik juga tidak lebih mengenyangkan dibanding pisang asli, sehingga kita punya kecenderungan memakannya dalam jumlah lebih banyak.
5. Trail Mix
Makanan ini dipercaya sebagai salah satu makanan sumber energi. Kebanyakan digunakan sebagai campuran karbohidrat, protein dan disatukan sebagai energi bar.
Akan tetapi, banyak produsen kudapan memasukan banyak bahan tambahan lain, seperti perasa, gula, dan buah-buahan kering dengan pemanis. Akhirnya, campuran dari berbagai bahan tersebut justru menjadi makanan yang kurang sehat.
