HarianBernas.com – Bila kita melakukan kegiatan pendakian gunung di Indonesia mayoritas medannya berupa hutan. Hutan di daerah gunung merupakan habitat satwa seperti burung, macan kumbang, monyet, rusa, dan aneka satwa lain tak ketinggalan juga babi hutan.
Babi hutan atau masyarakat Jawa menyebutnya celeng kerap ditemui di daerah pegunungan bahkan pada saat tertentu bisa turun ke pemukiman warga.
Babi hutan kerap ditemui di gunung seperti Gunung Sindoro dan Gunung Slamet di Jawa Tengah, Gunung Papandayan di Jawa Barat, gunung Argopuro di Jawa Timur, dan juga Taman Nasional Alas Purwo.
Sebenarnya babi hutan jarang mengganggu bahkan cenderung menghindar bila berpapasan dengan pendaki. Tetapi dalam beberapa kasus, babi hutan kadang tidak sungkan untuk mendekati tenda pendaki dan mengendus ransel untuk mencari makanan. Babi hutan sering muncul di malam hari. Bila babi hutan sudah mengendus bau makanan di ransel, ia tidak segan langsung menyeret ransel beserta seluruh isinya.
Nah, bagaimana cara efektif untuk menghindari gangguan babi hutan saat berkemah di gunung? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan saat mendaki gunung.
1. Simpan Makanan dengan Baik
Babi hutan datang mendekati tenda pendaki untuk mencari makanan. Setelah memasak untuk makan malam, ada baiknya simpan makanan di dalam tenda. Atau kalau kalian masih was-was sisa makanan jangan dibuang tetapi digantung di dahan pohon.
Hindari area tenda yang berantakan karena sisa makan malam. Babi hutan tidak akan segan untuk merobek tenda untuk mencari makanan yang ada di dalam tenda.
2. Hindari Makanan yang Berbau
Bau makanan yang mencolok seperti ikan sarden, kornet, dan makanan amis lainnya bisa menjadi daya tarik untuk babi hutan.
Lebih baik bawalah makanan-makanan yang tak berbau amis.
Selain itu, setelah makan malam misalnya dengan ayam goreng, cuci tempat makan sampai bersih agar tidak meninggalkan bau makanan. Saat membuang sampah usahakan pisahkan tulang ke tempat yang tak dapat dijangkau oleh babi butan.
3. Hindari Sampah di Area Kemah
Babi hutan gemar mencari sisa-sisa makanan di area tumpukan sampah. Sebelum tidur ada baiknya untuk membereskan sisa memasak untuk menghindari kemungkinan diendus oleh babi hutan.
Sebelum membereskan tempat camping disarankan untuk membereskan bekas bungkus makanan, tempat memasak, dan juga hal-hal yang dapat menarik datangnya babi hutan.
