HarianBernas.com ? Dunia ini terdiri lebih dari jutaan manusia yang tersebar di seluruh penjuru bumi dengan berbagai budaya, agama, suku, ras, bahasa, dan negara. Mungkin ada beberapa daerah yang memiliki persamaan dalam hal budaya, tapi tidak pernah ada suatu budaya yang benar-benar sama. Setiap tempat di dunia ini pasti memiliki karakteristik yang istimewa.
Meskipun jika letak negara atau bangsa itu berada di antara bangsa-bangsa lain dan berbagi budaya, pasti ada sesuatu yang membuatnya menjadi berbeda dari bangsa-bangsa lain. Lebih lagi, untuk negara yang kaya akan kebudayaan, terdiri dari berbagai ras, suku, dan agama seperti Indonesia. Setiap daerahnya sudah pasti memiliki sesuatu yang istimewa, sesuatu yang membedakan dengan daerah-daerah lain.
Zaman dahulu, orang-orang harus bersusah payah hanya untuk berpindah atau pergi ke tempat lain demi mencari kesejahteraan yang lebih baik. Banyak diantara mereka yang kehilangan nyawa sebelum menemukan tempat itu.
Mereka harus berlayar melalui lautan yang ganas dengan jarak perjalanan yang sangat jauh. Kelaparan, terserang penyakit, hingga cuaca ekstrim hanyalah sedikit alasan yang membuat mereka harus meregang nyawa.
Berbeda dengan hari ini, semua orang dapat dengan mudah pergi ke berbagai tempat yang mereka inginkan hanya dengan pesawat, bahkan tidak mustahil lagi untuk mengunjungi daerah-daerah terpencil yang belum terjamah.
Mobilitas yang semakin mudah inilah yang membuat banyak orang kemudian pindah ke tempat lain untuk bekerja, menempuh pendidikan, atau di karenakan pernikahan. Misalnya saja di Indonesia. Tak terhitung berapa ribu orang asing yang tinggal dan menetap di Tanah Air ini.
Mungkin Anda dapat memahami rasa canggung yang akan Anda alami ketika berkunjung ke suatu tempat dengan budaya yang sangat jauh berbeda dengan budaya daerah asal Anda. Bahkan bisa saja Anda mengalami kekagetan budaya atau yang sering di sebut culture shock. Bagi mereka yang sudah cukup dewasa untuk memahami dan menerima kehidupan sosial budaya yang jauh berbeda bukanlah masalah yang besar.
Namun bagaimana dengan para murid atau putra-putri Anda? Apakah Anda yakin mereka sudah mampu menghadapi masalah seperti itu? Anda tidak bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika hal tersebut sampai menimpa anak-anak Anda.
Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu program pendidikan di sekolah yang tidak hanya mengenalkan materi pembelajaran tapi juga harus menyertakan pemahaman mengenai hal-hal yang sifatnya multikultural. Terutama untuk sekolah yang menerima murid pindahan dari negara lainnya. Tentu saja dibuthkan bahasa interasional, bahasa Inggris, sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran siswa.
Namun tidak ada salahnya jika juga diajarkan beberapa bahasa asing lainnya. Hal ini sangat penting karena para murid juga membutuhkan pemahaman tentang keanekaragaman budaya dunia. Pemahaman interkultural ini akan membuat para murid merasa lebih nyaman, tidak kebingungan, dan lebih percaya diri. Mereka juga akan menjadi pribadi yang lebih menghargai satu sama lain, memiliki toleransi yang tinggi dan jauh lebih bisa memahami keistimewaan orang lain.
International Baccalaureate atau yang lebih dikenal dengan IB menawarkan suatu program pendidikan yang memiliki tujuan besar bagi komunitas sekolah di seluruh dunia. Organisasi ini bertujuan untuk menciptakan perdamaian yang jauh lebih baik dengan menggunakan metode pemahaman interkultural dan multilingualism dalam hal belajar-mengajar.
IB juga memiliki suatu tujuan untuk membangun rasa ingin tahu para muridnya, memiliki wawasan luas, dan peduli terhadap anak-anak muda yang membantu mewujudkan dunia dengan perdamaian yang lebih baik melalui pemahaman interkultural dan menghormati sesama. Adakah para orang tua yang tidak mengingingkan putra-putrinya menjadi pribadi berkarakter seperti itu? Tentu saja tidak ada!
Program pendidikan dari IB tidak hanya digunakan sebagai kurikulum pendidikan di Barat, bahkan di Asia termasuk Indonesia juga terdapat beberapa sekolah yang menggunakan kurikulum IB sebagai kurikulum dasar. Oleh karenanya, ketika putra-putri Anda harus berpindah ke suatu daerah lain atau bahkan negara lain, Anda tak perlu lagi cemas. Karena dengan adanya sekoah berbasis IB, dengan leluasa dan lebih mudah, anak Anda tidak akan kebingungan.
Tidak hanya Ibu Kota atau kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dll yang menggunakan kurikulum IB sebagai kurikulum dasar. Tentu saja termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga sering dikenal dengan sebutan Jogja, Kota Pelajar, dan bahkan pusat kebudayaan di Jawa Tengah tidak luput melirik IB sebagai kurikulum dasar skala internasional.
Sekolah ini selain menggunakan IB sebagai dasar kurikulum, berdasarkan website resmi sekolah ini juga mempunyai lisensi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, menjadi salah satu anggota dari East Asia Regional Council of Overseas School (EARCOS). Menggunakan kurikulum berbasis internasional seperti IB untuk pendidikan sekolah dasar dan menengah, sekolah ini murid-murid tanpa melihat dari asal negara atau kebangsaan, jenis kelamin, ras dan juga agama atau kepercayaan.
Anda dapat mengkonfirmasi apakah sekolah ini benar-benar berbasis internasional dengan menggunakan program pendidikan dari IB di website resmi ibo.org, tinggal Anda pilih wilayah dan negaranya makan akan muncul beberapa nama yang juga menggunakan program pendidikan ini.
Coba Anda perhatikan di urutan paling bawah aka nada satu nama sekolah yang ternyata merupakan satu-satnya sekolah yang benar-benar berbasis internasional di Yogyakarta. Nama dari sekolah tersebut adalah Yogyakarta Independent School atau disingkat YIS. Untuk mendapat informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung melihatnya di website resmi milik YIS, www.yis-edu.org.
