HarianBernas.com ? Keamanan berkendara perlu diimbangi dengan adanya fitur keamanan yang ada pada kendaraan. Pada mobil, seatbelt menjadi salah satu fitur keamanan yang wajib digunakan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah adanya fasilitas airbag.
Airbag menjadi penting karena membantu pengendara untuk tetap terlindung ketika terjadi hantaman atau tabrakan. Masalah yang kemudian muncul adalah ketika tabrakan dan benturan terjadi perangkat airbag tidak dapat mengembang dan melindungi pengendara.
Lalu mengapa airbag tidak mengembang untk melindungi pengendara? Berikut beberapa alasannya dlansir dari ototaiment.com:
1. Tidak Menggunakan Seatbelt
Kinerja airbag dan seatbelt saling mendukung untuk menjamin keamanan pengemudi terutama ketika terjadi benturan. Banyak mobil memiliki sensor pada seatbelt yang terhubung dengan airbag. Apabila seatbelt tidak dipakai, maka sensor tidak akan mengirim sinyal pada perangkat airbag ketika terjadi benturan atau tabrakan.
2. Berjalan Pelan
Airbag akan mengembang jika terjadi tabrakan dengan kecepatan di atas 30 km per jam. Hal ini karena kendaraan menghasilkan energi di atas kecepatan itu yang membuat airbag akan bekerja. Jika kamu menginjak gas di bawah 30 km per jam jangan harap airbag akan mengembang karena tidak cukup energi untuk membuat airbag bekerja.
3. Menabrak Benda Berjalan
Airbag akan mengembang saat terjadi benturan pada mobil yang berjalan di atas 30 km per jam dengan syarat benda yang ditabrak dalam keadaan diam. Jika benda yang ditabrak bergerak maka tenaga saat benturan terjadi akan tersalur pada benda yang bergerak sehingga sensor airbag tidak menangkap sinyal terjadi benturan seingga tidak bekerja. Biasanya airbag bekerja pada saat 0,03 detik lebih cepat dari kedipan mata seseorang.
4. Sudut Tabrakan Melebihi 30 Derajat
Airbag akan bekerja pada saat terjadi benturan yang berada didepan pengendara. Karena cara kerja airbag bekerja untuk melindungi benturan dari arah depan dengan keras sehingga pengemudi tidak membentur kemudi atau terlontar keluar mobil ke arah depan.
Untuk bisa mengembang, benturan yang menabrak mobil tidak boleh lebih dari 30 derajat pada kanan atau kiri depan mobil. Airbag akan bekerja saat terjadi benturan keras dan frontal dari arah depan mobil.
5. Tidak Menabrak Seluruh Bagian Depan Mobil
Kondisi airbag yang tidak mengembang disebabkan salah satunya karena kecelakaan terjadi tidak menabrak seluruh bagian depan mobil. Jika kamu menabrak hanya bagian tengah mobil dengan menabrak tiang listrik, pohon, atau pilar tepat berada di tengah mobil maka airbag tidak akan bekerja.
Hal ini karena letak sensor airbag pada mobil berada pada sisi kanan dan kiri bagian depan mobil. Benturan dari arah kiri dan kanan body mobil juga tidak akan mengembangkan airbag karena airbag hanya ada 2 untuk bagian pengemudi dan kursi samping pengemudi.
