JEMBER, HarianBernas.com ? Bupati Jember, Jawa Timur, Faida berencana membangun museum seni dan budaya. Rencana ini muncul setelah Menteri Pariwisata menetapkan Jember sebagai Kota Karnaval dan menginspirasi dunia lewat event Jember Fashion Carnaval (JFC).
“Ini sebagai langkah pemerintah daerah menjaga kelestarian dan memelihara catatan torehan sejarah seni dan budaya di Jember, agar terarsip dengan baik,” ungkap Bupati Faida dalam rilisnya, Sabtu (22/7/17).
Pihaknya akan mengarsipkan busana nasional yang sudah diperagakan dalam kompetisi internasional, meraih juara, maupun prestasi dunia yang disabet JFC. “Ya termasuk nanti di dalamnya ada busana busana dan prestasi busana national costumnya, JFC yang telah mendunia itu, biar terawat baik,” katanya.
Tak hanya membangun museum senin dan budaya, Bupati Jember juga berencana membangun museum diorama untuk konstitusi dan Pancasila di tingkat Kabupaten se Indonesia.
“Tahun 2018 ini persiapan perencanaan. Pertimbangannya, Bahwa Jember memiliki potensi luar biasa bagi wisata. Wisata religi dan edukasi bagi Jember begitu besar. Dan itu tertuang pada RPJMD lima tahun mendatang bertekad jadikan Jember sebagai destinasi wisata utama di Jawa Timur,” ungkap Faida.
