Bernas.id – Sartika Anissa saat ini menjabat sebagai Head of Research and Matchmaking dari Setipe.com. Pada Mei 2017 lalu, Setipe telah bergabung dengan perusahaan asal Singapore, Lunch Actually sehingga ia juga menjabat sebagai R&D di Lunch Actually Group.
?Ya pada dasarnya, saya melakukan riset ilmiah, membantu membuat algoritma setipe, serta membagikan ilmu saya untuk membantu para single di Indonesia menemukan jodohnya serta meningkatkan awareness masyarakat tentang hubungan sehat,? ungkapnya ke Bernas (9/8).
Dikatakannya bisa bekerja Dating Industry, sewaktu S1, ia pernah menolak untuk ikut payung penelitian yang diajukan dosen dan memilih mencari topik penelitian sendiri tentang fenomena berbohong untuk mendapatkan pasangan dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena sejak awal masuk kuliah, ia mengaku memang memiliki minat tertentu pada topik pernikahan dan hubungan romantis.
?Dari situ, saya jadi sering menulis tentang hubungan serta diajak untuk menulis di beberapa media dan aplikasi. Eh dari situ juga malah ditawarin pekerjaan. Nah, alhamdulillah sebelum lulus saya sudah diajak untuk bergabung di Setipe,? imbuhnya.
Selain minatnya pada topik pernikahan dan hubungan romantis, ia juga mempunyai hobi untuk mengamati fenomena sekitar dan menuliskannya di blog dengan dukungan temuan sebelumnya. ?Yup, sewaktu awal saya diajak bergabung di Setipe oleh psikolog dari Setipe, Mbak Pingkan Rumondor. Awalnya, dia tertarik pada tulisan-tulisan di blog saya tentang hubungan. Jadi, ketika kamu punya suatu kesukaan pada topik tertentu, tak ada salahnya dituangkan di blog pribadimu loh!,? katanya.
Untuk pengalaman unik di pekerjaan, Sarjana Psikologi ini menjawab karena bekerja di dating industry, banyak pengalaman seru yang ia dapati, misalnya ternyata lebih banyak laki-laki yang clueless (tidak mengerti) tentang cara memulai hubungan di banding wanita. Lalu banyak juga yang melemparkan pertanyaan seputar hubungan romantis ke saya mentang-mentang saya kerjanya ngejodohin orang hehe,? tuturnya.
Master Psikologi ini pun mengungkapkan tentang permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaannya. ?Terkadang orang ?malu? mendapatkan materi mengenai hubungan romantis. Banyak yang masih berpikir ?hubungan romantis kok belajar, cupu banget. Padahal, banyak banget orang yang belum punya pasangan karena kekurangan pengetahuan tentang cara cari pasangan dan bagaimana membina hubungan ini. Nah, kalau dari setipe sendiri sih tetap coba edukasi, bahkan kita coba buat pelatihan lewat setipe love academy. Untuk tantangannya adalah meluruskan pandangan tentang hubungan yang sehat. Selama ini, banyak orang yang mau cara praktis untuk mendapatkan pasangan tanpa melihat kesiapan diri sendiri untuk memulai hubungan. Saya menyikapinya dengan mencoba memberikan pengertian bahwa hubungan yang sehat dimulai dengan kesiapan diri sendiri,? jelasnya.
Alumni Universitas Indonesia ini meyakini bahwa bidang pekerjaan yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat. ?Saya melihat bahwa banyak orang yang salah langkah dalam mengambil keputusan dalam mencari pasangan, misalnya menikah karena dikejar umur, punya standar yang tidak realistis, takut untuk mencoba online dating, belum move on, bahkan terjebak dalam hubungan abusive (kasar). Nah, saya merasa memiliki peran untuk mengedukasi masyarakat melalui ilmu yang saya punya,? terangnya.
Blogger ini pun membangun habit khusus selama ini untuk mendukung pekerjaannya. ?Saya mencoba untuk membagi waktu antara waktu bekerja dan waktu untuk bersosialisai dengan keluarga dan teman-teman. Jadi setelah jam kerja, sebaiknya tidak membalas email kantor. Terkadang orang sering untuk bekerja terlalu lelah, tetapi tidak menjaga hubungannya sendiri. Nah ini penting untuk dilakukan semua orang. Saat jenuh di meja kerja, saya menyempatkan diri jalan-jalan dan jajan ke mart di bawah kantor. Istirahat selama 10 menit dan minum segelas kopi susu buat saya bisa mengembalikan semangat dan bikin fokus lagi,? bebernya.
Head of Research & Matchmaking di Setipe.com ini membagikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. ?Kalau kamu punya passion di satu bidang, jangan ragu untuk mengejarnya. Jika bidang kamu memang spesifik dan mungkin sulit mencari posisi kerja di bidang tersebut, jangan ragu untuk menuangkannya di blog kamu atau bergabung dengan komunitas yang juga punya kesukaan di bidang tersebut. Untuk saran, jangan cepat puas dan tetap buka segala peluang yang ada. Find Your Ikigai, atau bahasa Indonesianya, alasanmu untuk hidup. Saat mencari pekerjakan, temukan irisan dari apa yang kamu bisa, apa yang dunia butuhkan, dan pekerjaan apa yang bisa menghasilkan uang untuk menghidupimu sehari-hari. Jika kamu menemukan ketiga irisan tersebut, kamu pasti bekerja dengan senang dan sepenuh hati,? paparnya.
Terkait lingkungan yang memengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang, ia menjawab bahwa lingkungan mendukungnya dengan mempercayakan keputusan karir di tangannya, terutama kedua orangtuanya. ?Kalau mereka nggak dukung kerjaan saya yang unik dan nyuruh saya kerja yang biasa-biasa aja, mungkin saya nggak dapat kesempatan untuk bekerja semenyenangkan ini. Untuk pencapaian yang paling membanggakan, bisa menyelesaikan studi master dengan tepat waktu dan nilai yang memuaskan, hehe. Kalau pencapaian di Setipe sendiri, bisa membantu orang untuk bertemu jodohnya itu pencapaian yang cukup memuaskan sih menurut saya,? tukasnya.
Pemilik impian menjadi koki ketika masih kecil ini mengungkapkan bahwa ia bisa termotivasi ketika melihat sudah ada 219 pasangan sukses dari aplikasi Setipe. Hal itu membuktikan bahwa Setipe bisa membantu membernya untuk berkenalan dan berjodoh. Juga tambah semangat untuk membuat aplikasinya semakin efektif lagi bagi para single yang punya niat bulat cari jodoh. ?Ilmu itu tidak berarti jika tidak dibagikan pada orang banyak. Motto inilah yang mendorong saya untuk terus membagikan ilmu saya lewat tulisan dan juga pelatihan agar bukan hanya saya yang memiliki hubungan sehat,? ucapnya.
Peneliti ini membocorkan project dalam waktu dekat dan impiannya terbesar ke depan. ?Saat ini, saya sedang membantu Setipe untuk launching produk pelatihan image dan dating skills. Namanya Setipe Love Academy. Boleh difollow social medianya ya. Untuk impian terbesar saya adalah punya buku sendiri yang membahas hubungan interpersonal di Indonesia berdasarkan penelitian dan studi lapangan. Doakan saja ya,? pungkasnya.
