Bernas.id – Apabila ditanya apakah sales dan marketing itu beda? Sebagian besar masyarakat tentu akan menjawab bahwa dua hal tersebut sama. Faktanya kedua istilah itu sangatlah berbeda. Tetapi masyarakat sering menyalah artikan bahwa sales dan marketing mempunyai arti yang sama, yakni jualan produk.
Kesalahan pengertian serta fungsi dari sales dan marketing di Indonesia masih terlihat jelas di berbagai perusahaan ataupun kalangan praktisi bisnis. Hal tersebut tentu sangat disayangkan sebab tanpa adanya pengertian yang benar akan sulit mengoptimalkan kedua fungsi tersebut. Marketing saat ini alah satu fungsi yang paling banyak disalahartikan dalam era korporasi modern
Jika menilik perusahaan baik dalam ataupun luar negeri, dari sekian banyak perusahaan cuma beberapa yang benar-benar memahami akan perbedaan antara keduanya. Procter & Gamble, Unilever, Sampoerna, Samsung, dan Apple adalah beberapa contoh perusahaan yang telah mendalami dan menguasai konsep serta aplikasi sophisticated marketing.
Kebanyakan perusahaan lain hanya memandang marketing tak lebih dari sebuah fungsi sales yang penuh jargon. Ada pula yang sama sekali tidak bisa membedakan fngsi antara sales dan marketing. Bisa dilihat dari kartu nama dengam titel marketing yang dipegang para profesional. Yang tanggung jawab sebenarnya adalah sales.
Pengertian dari marketing sendiri sebenarnya adalah kesuluruhan sistem dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk, dan mendistribusikan barang yang bertujuan guna memuaskan konsumen.
Sementara pengertian sales adalah kegiatan yang hanya berfokus pada menjual produk, dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja. Dari pengertian tadi, sudah jelas bahwa proses marketing lebih panjang dan lebih kompleks bila dibandingkan dengan proses sales.
Dalam strategi marketing juga ada 4P, bahkan ada yang menambahkan sampai 7P. Strategi itu terdiri dari product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi), process (proses), people (orang), Physical evidence (bukti fisik). Sementara sales cuma menjadi salah satu bagian dari promotion (promosi), jadi tidak memperhatikan faktor lain yang bisa menunjang pemasaran.
Baca juga 5 Tips Jalankan Pola Hidup Hemat
Kemudian perbedaan lainnya dalam strategi marketing, para marketer atau pemasar selalu menjaga brand image product. Sehingga konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk karena sudah mengetahui kualitas produk dan image brand produk tersebut.
Sementara strategi yang dijalankan seorang sales, mereka tidak mementingkan untuk menjaga brand produk, tetapi yang terpenting mereka menawarkan kepada pasar dengan cara menginformasikan kelebihan produk, supaya konsumen tertarik dan membeli produknya. Lebih menariknya lagi seorang salesman tak pernah memikirkan apakah konsumen terpuasakan atau tidak, yang utama produknya laku terjual dan target penjualan yang ditetapkan perusahaan terpenuhi.
Walaupun demikian, ada beberapa perusahaan yang menjadikan sales sebagai bagian dari marketing, tetapi tetap membedakan tugas kerja mereka. Bila marketing fokus terhadap perencanaan strategi pemasaran produk yang sesuai dengan 4P atau 7P bagian dari marketing mix, maka sales akan mulai bekerja setelah produk sudah siap dipasarkan. Maka bisa dikatakan marketing merupakan tim yang menyusun strategi pemasaran, sementara sales merupakan tim pelaksananya.
Perbedaan lain antara sales dan marketing adalah bahwa hubungan sales dengan konsumen cuma sampai proses transaksi jual beli, usai itu tak memilik tanggung jawab lagi menjaga hubungan baik dengan konsumen. Sementara hubungan marketing dan konsumen haru tetap terjaga dari mulai sebelum transaksi, sampai setelah transaksi untuk menjaga loyalitas pelanggan.
Suatu perusahaan sendiri tak bisa berhasil memenangkan persaingan pasar bila cuma mengandalkan sales. Sementara sales tak akan tercipta dengan baik bila tanpa dukungan strategi marketing yang baik.
Setiap perusahaan bisa melakukan penjualan, tetapi belum tentu setiap perusahaan mampu merencanakan strategi pemasaran yang bisa memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumennya.
Sekarang sudah tahu kan bedanya? Lantas, apakah kamu termasuk pelaku usaha yang berjiwa sales atau marketing? Semoga bermanfaat !
