Bernas.id – Kekerasan pada anak saat ini semakin marak terjadi. Berbagai hal dapat menjadi pemicunya. Seperti pergaulan para remaja yang semakin bebas, sehingga menyebabkan mereka hamil dan memiliki anak di usia yang masih sangat belia. Hal ini tentu berpengaruh terhadap pola asuh mereka terhadap anak-anaknya, karena mereka belum matang secara psikologis. Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin tidak terbatas juga mempengaruhi pola pikir orang tua dalam mengasuh anak-anaknya.
Berbagai macam tindakan dan ucapan yang dilakukan orang tua, tanpa disadari dapat masuk ke dalam kategori kekerasan kepada anak. Berikut contoh perilaku yang mungkin tanpa Anda sadari termasuk dalam kategori kekerasan pada anak.
1. Mengejek anak secara berlebihan sehingga menurunkan kepercayaan diri anak
Hal ini memicu anak menjadi tidak percaya diri dalam mengambil keputusan, sehingga akan berpengaruh terhadap kehidupannya saat dewasa kelak
2. Menunjukkan gambar pornografi, menyentuh anak di daerah vital, dan memaksa anak untuk menyentuh bagian terlarang orang dewasa
Tindakan ini termasuk ke dalam pelecehan seksual terhadap anak. Anak yang saat kecil mengalami pelecehan seksual, rentan mengalami penyimpangan perilaku seksual saat dewasa.
3. Merampas waktu bermain atau belajar anak untuk melakukan tugas rumah tangga
Anak-anak memang sebaiknya diajari untuk mengerjakan tugas rumah tangga sedari kecil. Tetapi harus diingat, tugas rumah tangga yang diajarkan adalah yang sesuai dengan kemampuan dan umurnya, serta tentu saja tidak sampai merampas waktu bermain dan belajar mereka.
4. Mengabaikan pendapat dan perasaan anak
Tanpa disadari, hal ini sering dilakukan oleh para orang tua. Mungkin karena para orang tua menganggap anak mereka masih kecil, sehingga tidak perlu didengarkan pendapatnya. Padahal mengabaikan pendapat dan perasaan anak dapat memicu timbulnya depresi pada anak. Depresi yang berat dapat berujung ke tindakan bunuh diri
5. Menelantarkan anak dan meninggalkan anak tanpa pengawasan
Karena hal ini mengakibatkan keselamatan anak menjadi terancam.
6. Menakut-nakuti anak
Dapat memicu anak menjadi seseorang yang penakut. Tentu saja dapat berakibat buruk saat dia dewasa.
7. Mengabaikan kebutuhan kesehatan anak dan kebutuhan pendidikan anak
Selain kebutuhan sandang, pangan dan papan, orang tua juga berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan pendidikan anak. Bagi orang tua yang secara sengaja mengabaikan hal ini, dapat dikenakan sangsi pidana dari pemerintah.
Anak adalah pemberian Tuhan yang tidak ternilai harganya. Sayangi dan rawatlah mereka dengan sepenuh hati.
