Bernas.id – Tempat sampah telah disediakan di setiap tempat namun mengapa masih banyak yang membuang sampah sembarangan? Kurangnya kesadaran diri pada tiap-tiap individu yang menjadi faktor utamanya sehingga walaupun sudah disediakan tempat sampah, masih saja malas untuk membuang sampah pada tempatnya. Akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat itulah sehingga banyak daerah yang mengalami banjir.
“Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan – kesalahanmu).” QS. Asy-syura 42:30.
Membuang sampah pun juga perlu diperhatikan karena beberapa tempat ada yang telah mengelompokkan tempat sampah sesuai jenis sampahnya, ada tempat sampah organik, non organik, B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), khusus kertas, dan residu.
Lalu apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata tempat sampah? Kotor, menjijikkan, banyak kuman, dan hal negatif lainnya bukan? Iya, semua orang pasti berpikir akan hal demikian. Terdapat berbagai kuman yang ada pada tempat sampah, apalagi sampah yang ada di dalamnya pasti lebih banyak lagi kumannya.
Dibalik itu, sampah yang terdapat pada tempat sampah bisa dimanfaatkan dan bisa dijadikan bisnis juga. Apa saja manfaatnya dan sampah jenis apa yang bisa di jadikan bisnis? Simak penjelasan berikut ini:
1. Tempat sampah organik
Tempat sampah organik adalah yang berwarna hijau yang menggambarkan bahwa sampah yang dibuang pada tempat sampah ini khusus yang organik yaitu yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, misalnya sisa makanan, buah atau sayur yang sudah busuk dan lain sebagainya. Sampah ini selanjutnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.
2. Tempat sampah non organik
Tempat sampah non organik adalah yang berwarna kuning. Sampah non organik yaitu sampah yang berasal dari bahan baku non biologis dan berupa sampah kering yang susah untuk teruarai oleh bakteri, misalnya botol plastik, kantong plastik, styrofoam, dan lain sebagainya. Untuk sampah non organik ini yang paling mudah dan banyak dimanfaatkan banyak orang karena sampah tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan. Mungkin sampah jenis ini bisa Anda coba di rumah.
3. Tempat sampah B3
Tempat sampah B3 ialah tempat sampah yang berisikan sampah berbahan berbahaya dan beracun. Tempat sampah jenis ini berwarna merah. Contoh sampah jenis ini antara lain limbah rumah sakit, kaca, bekas obat nyamuk dan lain sebagainya. Namun untuk sampah jenis ini perlu ada pengolahan khusus untuk menghilangkan bahan berbahaya dan beracun pada sampah tersebut.
4. Tempat sampah khusus kertas
Untuk tempat sampah jenis ini sudah terlihat jelas bahwa sampah yang dibuang adalah sampah kertas. Tempat sampah khusus kertas ini berwarna biru. Dan selanjutnya akan dilakukan daur ulang terhadap kertas-kertas yang dibuang. Selain itu, sampah kertas pun juga seperti sampah non organik yang bisa juga dijadikan kerajinan tangan.
5. Tempat sampah residu
Tempat sampah residu berisi sampah selain empat jenis sampah diatas, misalnya popok bekas pakai. Tempat sampah ini berwarna abu-abu dan sampah ini tidak memiliki nilai ekonomis dan tidak bisa di manfaatkan lagi. Oleh sebab itu, sampah ini perlu dilenyapkan dengan proses yang aman.
Bagaimana? Sudah tahu mau membuang sampah pada tempat sampah yang berwana apa? Dan apakah sudah terpikirkan untuk mengolah sampah menjadi suatu usaha? Namun, yang terpenting disini adalah tingkat kepedulian dan kesadaran akan lingkungan sekitar agar Indonesia bisa lebih bersih dan sehat.
