Bernas.id – Dicomblangin. Perjodohan adalah kata lain dari dicomblangin, atau istilah halusnya ?dikenalin?, yakni sebuah proses seseorang yang memerkenalkan kita dengan temannya atau kenalannya yang dianggap memiliki potensi untuk menjadi jodoh kita, minimal pacar atau gebetan.Ups?
Padatnya aktivitas ibu kota sering memubuat orang lupa untuk mencari pasangan hidup, terlenakan waktu, dan terhimpit tanggung jawab. Sebagian dari mereka tak ayal menggunakan waktu akhir pekannya hanya untuk pelampiasan istirahat. Jodoh masih dalam rencana saja, menyamarkan usia yang sudah tidak bisa diajak kompromi.
Menariknya, masih banyak orang yang merasa gengsi untuk mencari jodoh melalui proses ini. Kebanyakan menolak dengan alasan bahwa kemauan untuk dijodohkan lahir dari rasa gengsi dan terkesan tidak bisa mencari pasangan dengan kemampuan sendiri. Orang sering bilang bahwa zaman sekarang bukan lagi zamannya Siti Nurbaya yang identik dengan perjodohan. Tapi yakinlah, perasaan gengsi ini mengalami perubahan sepanjang bertambahnya usia.
Berikut beberapa alasan kenapa ?dicomblangin? itu perlu:
1. Kita Tidak Perlu Jadi Bodoh.
Saat kita sedang jatuh cinta, fungsi rasional akan kalah dengan senyawa asmara yang membuat otak tidak bisa berpikir jernih. Nah, di sinilah kelebihan sistem perjodohan, karena sang mak comblang tidak sedang dibakar hasrat membara, maka ia bisa berpikir lebih obyektif ketika ?memasangkan? kita dengan orang lain.
2. Mak Comblang Memiliki Perspektif Tambahan Mengenai Diri Kita.
Walaupun kita sering ngotot bahwa kitalah yang paling mengenal diri sendiri, hal ini tidak sepenuhnya tepat. Dalam banyak hal, sahabat atau orang tua bisa mengetahui hal-hal tentang diri kita yang kita sendiri tidak sadari.
3. Jaringan yang Lebih Luas.
Bisa saja mak comblang memiliki pergaulan yang lebih luas atau berbeda dari jejaring pergaulan kita. Kalau kita sudah sibuk kuliah, apalagi bekerja, biasanya lebih sulit untuk menambah lingkaran pergaulan yang baru. Kita hanya berkutat pada orang yang sama, dan ini bisa menghambat kita bertemu orang-orang baru yang bisa menjadi jodoh kita. Dijodohkan berarti berupaya menembus dinding-dinding pergaulan ini.
4. Kita akan Banyak Belajar Mengenalnya Setelah Menikah. Seru Lho!
Entah sudah kenal atau belum, namun setelah menikah kita pasti akan dituntut untuk terus mengenal sang suami. Bedanya, kita butuh pendekatan ekstra setelah menikah dengan orang yang dijodohkan dengan kita dan keduanya masih sama-sama berusaha mengenal dipenuhi rasa penasaran.
5. Menghindari Sakit Hati yang Kejam dan Menyiksa
Banyak kasus dimana pasangan yang telah lama pacaran, namun akhirnya gagal menikah atau ditinggal menikah pasangannya. Sesak rasanya. Yah, walaupun memang kita tahu bahwa jodoh itu sudah diatur Sang Pencipta, tapi rasa sakit di hati memang tak bisa terelakkan. Lain halnya dengan perjodohan, ada untungnya jika kita mau sedikit ?legowo? membuka hati untuk dijodohkan dengan seseorang. Perjodohan biasanya diperuntukan bagi mereka yang memang berorientasi untuk segera menikah, sehingga ketika dirasa cukup saling mengenal dan merasa mantap akan pilihannya, maka bisa saja mereka akan melanjutkan ke ikatan yang lebih serius, yakni menikah.
6. Tentunya Menyenangkan Hati yang Menjodohkan Kalian Bukan?
Rasanya pasti senang bukan main, bagi orang terdekat yang melihat kita ternyata berjodoh dan cocok, hidup bahagia dengan pasangan halal yang menjadi belahan jiwa lewat perantara mereka. Tentu, dong! Itulah yang menjadi alasan, selain mendapatkan pahala karena kita telah halal bersama pasangan yang mereka jodohkan, kita juga membuat hati orang yang telah menjodohkan kita menjadi bahagia, semoga saja doa-doa terbaik mereka selalu teriring buat pernikahan kita, ya!
Membuka hati untuk peluang baru, termasuk dalam urusan perjodohan, sering kali membawa kejutan yang menyenangkan. Begitu pula dalam dunia pendidikan—kesempatan emas bisa datang dari arah yang tak terduga. Jika ada jalan untuk meraih masa depan cerah dengan lebih mudah, mengapa harus ragu? Kuliah sambil berbisnis bukan lagi impian. Menjadi reseller laptop adalah solusi cerdas untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal akademik. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.***5
