Bernas.id ? Hujan yang mengguyur selama 2 hari di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, pada Senin-Selasa tanggal 16-17 Oktober 2017 menyisakan genangan air di Desa Karangduwur dan sekitarnya. Air yang menggenang meliputi areal pesawahan dan ladang beberapa desa berdekatan, seluas lebih dari 4 kilometer persegi. Menurut penuturan beberapa warga sekitar, genangan air tersebut sudah menjadi rutinitas jika terjadi hujan deras dalam beberapa hari.
?Mpun biasa kados niki, Mas, saben jawah dur kalih dinten, mesti mriki dados buangan toya.? (Sudah biasa seperti ini, Mas, setiap hujan terus-menerus dua hari, pasti di sini jadi genangan air).
?Niki sat kirang langkung kalih mingguan, nek mboten jawah malih,” (Ini surut kurang lebih dua mingguan, kalau tidak hujan lagi), imbuhnya. Menurut dia, genangan air itu bisa merusak jalan aspal penghubung Karanganyar ? Petanahan.
Jika memang sudah menjadi langganan daerah tersebut tergenang air pasca hujan, pemerintah daerah sebaiknya segera mencarikan solusi penanganan. Semoga hal itu sudah dibicarakan di pemerintah daerah tingkat Kabupaten Kebumen maupun tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kita coba menyelami permasalahan inti tersebut, yaitu air, banjir, genangan, berminggu-minggu. Lahan seluas itu tidak bisa ditanami padi maupun palawija, juga kurang baik untuk tanaman sejenis Albasia. Lokasi tersebut sangat potensial untuk jenis wisata air. Mungkin bisa menjadi alternatif solusi adalah pembuatan wisata perahu dan taman air. Atau mungkin ada usulan lain yang lebih tepat dan berpotensi mendatangkan rupiah bagi masyarakat Petanahan dan sekitarnya.
Kemungkinan akan ada beberapa kendala terkait dana APBD. Namun tidak ada yang tak mungkin, beberapa pengusaha di Kebumen bisa ikut andil, masyarakat desa sekitar dimintai pendapat. Tentu saja beberapa instansi pemerintah maupun swasta akan siap membantu dengan menyalurkan dana CSR. Mereka diharapkan bersedia turut serta membangun Kabupaten Kebumen tercinta.
Selain akan ada pemasukan tambahan bagi pendapatan daerah, juga ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh warga sekitar lokasi adalah:
1. Desa mereka menjadi lebih maju dan terkenal dengan adanya obyek wisata baru. Yang semula kondisi alamnya berupa genangan air menjadi sebuah lokasi yang bermanfaat.
2. Pendapatan penduduk asli desa-desa di sekitarnya akan meningkat seiring dengan ketenaran dan keramaian kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
3. Persentase pertumbuhan ekonomi di desa-desa sekitarnya meningkat. Karena secara otomatis akan ada banyak bangunan baru di sekitar wilayah tersebut seperti warung makan, penginapan, sarana hiburan, outbond, dan lainnya.
Penting bagi kita mencari solusi dan mendulang rupiah dari masalah. Alam sudah mengisyaratkan genangan air sebagai masalah yang mungkin sampai sekarang bikin pusing dan akhirnya diabaikan. Mulai sekarang cobalah mendulang rupiah dengan mengolah lahan genangan air tersebut menjadi lokawisata air. Sepertinya ini bisa menjadi solusi di saat Kabupaten Kebumen bergerak dan berkembang lebih maju. Salam Sukses!
