Bernas.id – Peninjauan ke sejumlah tempat pertandingan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta dilakukan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada Sabtu, (4/03/2017).
Stadion Akuatik menjadi salah satu lokasi yang diperiksa oleh OCA. Stadion tersebut akan digunakan untuk cabang olahraga renang, polo air, dan loncat indah.
“Kita akan punya fasilitas yang bagus di sini. Saya harap Oktober nanti kita punya kolam renang modern dan fantastis untuk Asian Games tahun depan,” ujar Yuan Haoran selaku Technical Delegates renang dari China.
Arena yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 ini diharapkan dapat rampung dirombak pada bulan Oktober 2017. Stadion Akuatik GBK ini mengalami renovasi pada berbagai bagian sisi bangunannya. Tujuannya agar bangunan ini dapat mengikuti standar Federasi Renang Internasional (FINA).
Stadion ini akan memiliki tiga kolam renang dengan panjang 50 meter. Tidak lupa juga akan terdapat kolam untuk loncat indah berukuran 25 x 21 meter. Disamping itu, Stadion Akuatik ini juga bakal menggunakan atap semi-indoor dengan panjang 83,6 meter. Seluruh perombakan ditargetkan selesai pada bulan Oktober 2017. Anggapan yang baik dihasilkan pula dari perombakan Stadion Akuatik ini.
“OCA memberikan kesan yang sangat positif. Mereka puas dan kagum dengan perkembangan stadion akuatik ini. Semoga tidak ada halangan,” kata Wisnu Wardhana selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Olahraga Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (Kabid Binpres PB PRSI).
Stadion Akuatik GBK ini nantinya akan menjadi tempat kolam renang terbesar di Asia Tenggara. Setelah renovasi stadion ini selesai, pihak FINA nantinya akan melakukan proses sertifikasi, serta contest event yang akan diadakan antara bulan November 2017 dan Januari 2018.
