Bernas.id ? Dewasa ini, penggunaan perangkat canggih bernama smartphone, oleh manusia modern, hampir seperti kebutuhan bernafas. Bagaimana tidak, orang-orang yang sudah terbiasa dengan gawai, cenderung gelisah ketika lama tidak ?menengoknya?. Padahal, dulunya manusia juga bisa hidup baik-baik saja tanpa smartphone.
Pengecekan smartphone dilakukan manusia modern setiap saat ketika terjaga, selama smartphone memiliki energi baterai. Ketika sedang ada waktu luang, ketika makan, ketika duduk di dalam kereta, sebelum tidur dan bangun tidur, bahkan ketika belajar.
Penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata orang mengecek smartphone sebanyak 85 kali sehari, dan menghabiskan waktu total lima jam untuk browsing internet serta menggunakan aplikasi online. Fakta tersebut diperoleh dari para peneliti dari Nottingham Trent University, Inggris, dengan memasang aplikasi, pada pria dan wanita berusia 18 hingga 33 tahun yang menjadi partisipan, selama dua minggu.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One tersebut, menyebutkan bahwa manusia mengecek ponselnya dua kali lebih sering dari yang mereka duga. Tidak semua manusia mengangkat ponsel untuk kepentingan, sebenarnya hanya mengecek notifikasi pesan atau sosial media, melihat waktu, atau memainkan aplikasi penghibur tertentu. Dan, rata-rata mereka hanya menghabiskan waktu 30 detik saja setiap mengecek, namun dilakukan secara berulang ulang.
Sementara pada riset lain, menggunakan deteksi dari aplikasi lockscreen, perusahaan Locket, menemukan jawaban dengan mengomplikasikan data yang diperoleh dari 150.000 pengguna. Maka, diperoleh temuan rata-rata pemilik smartphone biasanya menengok ponsel pintar mereka sebanyak 110 kali dalam sehari, dengan frekuensi satu kali setiap enam hingga tujuh menit.
Bahkan dalam penelitian yang sama, sebagaimana dilansir oleh Buzzfeed, menemukan hasil yang begitu mencengangkan, yakni terdapat beberapa kasus yang menunjukkan, pengguna membuka lockscreen atau membuka layar yang terkunci, mencapai hingga 900 kali dalam satu hari.
Dari hasil beberapa penelitian tersebut, telah mengungkapkan bahwa manusia modern sudah kecanduan dengan smartphone. Namanya kecanduan, tentu menyebabkan dampak yang tidak baik. Diantara dampak dari kecanduan ponsel pintar adalah menurunnya produktivitas, menurunnya perhatian dan kepekaan sosial, mengurani tingkat kreativitas, hingga penurunan fungsi organ-organ tubuh, serta gejala narsisme.
