Bernas.id – Menjadi seorang ibu rumah tangga (IRT) bagi sebagian besar wanita merupakan tantangan yang cukup berat. Terutama bagi mereka yang berlatar belakang pendidikan tinggi dan sempat memiliki karir cemerlang. Pasalnya, masih banyak yang menganggap seorang IRT hanyalah mengurusi rumah tangga dan keperluan keluarga saja. Selain itu, IRT dipandang lemah dari segi kemandirian finansial.
Padahal, meski menyandang julukan stay-at-home mom, bukan berarti mama hanya berdiam diri saja. Yuk, kita simak sembilan jenis pekerjaan yang bisa mama lakukan dari rumah.
1. Membuka usaha di rumah
Bagi mama yang senang berjualan secara tatap muka, membuka tempat usaha di rumah bisa jadi pilihan. Misalnya warung, loket penjualan pulsa, tempat fotokopi, dan sebagainya. Hanya saja biasanya dibutuhkan modal cukup besar, lahan kosong di depan rumah, serta lokasi yang strategis. Jika enggan membuka tempat usaha, mama juga bisa mengembangkan hobi dan bakat yang selama ini terpendam. Seperti memasak, membuat kue, menjahit, dan lain-lain. Hasil karya mama tersebut bisa dijual dan menghasilkan uang.
2. Berjualan Online
Berkat kemajuan teknologi, kini mama hanya perlu terkoneksi dengan sambungan internet dan mengakses media sosial. Maka, kesempatan untuk berbisnis di dunia maya akan terbuka seluas-luasnya. Jika mama masih pemula, tidak ada salahnya bergabung dengan MLM, atau mendaftarkan diri sebagai reseller maupun dropshipper suatu produk. Lama-kelamaan, sambil belajar lebih dalam, kelak mama bisa menciptakan barang dan brand milik sendiri.
3. Menjadi seorang blogger
Teruntuk mama yang mencintai dunia tulis-menulis dan senang berbagi dengan banyak orang, kegiatan menulis blog sangat cocok untuk dijajal. Mama bisa mengisi blog dengan hal-hal yang menjadi perhatian dan bermanfaat bagi target pembaca sesama orang tua, yaitu tema-tema seputar rumah tangga, parenting, pendidikan anak, dan hal sejenis lainnya. Apabila Mama konsisten mem-posting tulisan dan jumlah pengunjung naik secara signifikan, Mama dapat memonetisasi blog Mama dengan memasang iklan maupun review berbayar. Jangan lupa untuk bergabung dalam komunitas blogger khusus wanita atau emak-emak karena banyak manfaat yang bisa Mama dapatkan dari sana.
4. Kontributor artikel
Jika seorang blogger menggunakan ?rumahnya? sendiri untuk menulis, maka mama yang menjadi kontributor artikel bisa menuangkan ide dan gagasannya dalam kolom-kolom yang tersedia di situs media. Memang belum tentu tulisan mama bisa langsung dimuat karena ada tahapan seleksi oleh redaksi atau editor. Namun, ketika akhirnya berhasil diterbitkan, akan ada imbalan yang sesuai untuk artikel mama.
5. Penerjemah lepas
Untuk mama yang masih ragu akan kemampuan menulisnya tetapi unggul dalam bahasa asing, bisa juga mencari sumber penghasilan dari jasa penerjemah lepas. Biasanya mama akan diminta menerjemahkan beberapa dokumen dalam batas waktu tertentu. Tapi pastikan Mama memperoleh tawaran translator ini dari sumber yang terpercaya, ya. Selain mencari klien melalui internet, ada juga beberapa penerbit lokal yang membutuhkan jasa penerjemah buku-buku mereka. Konon bayarannya tak sedikit, lho, untuk mengalih bahasakan sebuah buku.
6. Freelance designer
Kegemaran mama menggambar dan mendesain rasanya tak pernah sia-sia. Selain dapat menghasilkan karya seni, keahlian ini juga bisa membuat Mama meraup keuntungan. Beberapa jenis pekerjaan di bidang desain yang bisa mama lakukan di rumah antara lain desainer pakaian, ilustrator buku, desainer grafis, penata interior ruangan, sampai software designer bagi mereka yang memiliki background IT.
7. Konsultan
Para mama yang pernah mengenyam pendidikan di bangku kuliah tentu memiliki bekal ilmu sesuai jurusan yang diambil. Meskipun selepas lulus mama memilih mengabdi di rumah, bukan berarti ilmu yang dipelajari dahulu tak lagi berguna. Mama dapat melamar pekerjaan sebagai freelance consultant di berbagai bidang. Misalnya, konsultan lingkungan, keuangan, IT, riset dan analisis data, dan sebagainya. Akan tetapi, pada umumnya, sebelum mama layak menjadi konsultan, sebaiknya sudah pernah memiliki pengalaman bekerja terlebih dulu.
8. Mengajar les privat
Bagi mama yang senang dan memiliki kemampuan mengajar, selain menjadi guru dan dosen, ama juga dapat menawarkan jasa mengajar les privat bagi murid-murid sekolah. Pilihan mata pelajarannya tentu beragam. Mulai dari matematika sampai Bahasa Inggris. Bayaran yang mama terima dapat disesuaikan dengan jenis pelajaran, jumlah murid, dan berapa kali jadwal dalam seminggu. Mama dapat membimbing anak-anak yang tinggal satu komplek. Dengan mengundang mereka belajar di rumah, mama tetap dapat mengawasi si kecil dari dekat.
9. Selebgram
Nah, kalau yang satu ini dijamin cocok untuk Mama yang kekinian. Memanfaatkan media sosial instagram, Mama bisa memperoleh pendapatan tanpa perlu bekerja kantoran. Modalnya penampilan yang menarik, kemampuan fotografi, serta kreativitas dalam menyusun caption. Walaupun sebetulnya, tidak semua selebgram terkenal karena tampangnya. Banyak juga yang akunnya menjadi viral dan banjir tawaran endorsement karena sering berbagi resep masakan, tutorial berhijab, maupun kegiatan travelling.
Jadi, mulai sekarang mama IRT tidak perlu galau lagi ya. Meskipun tidak bekerja penuh waktu di luar, mama tetap bisa menjadi seorang yang berdaya dan berkarya. Sekaligus, tetap dekat dan memiliki banyak waktu bersama anak-anak.
