Bernas.id – Setiap orang di dunia ini pasti ingin hidup tenang dan bahagia. Namun, masih saja kita temukan orang-orang yang mengaku bahwa hidupnya tidak bahagia. Mereka mencari-cari ketenangan padahal jika mereka mengetahui ketenangan itu sebenarnya berada sangat dekat di hatinya, dan tidak perlu dicari jauh-jauh. Mungkin kita bisa melakukan hal ini bila ingin mendapatkan ketenangan :
1. Bersihkan hati
Bersihkanlah hati kita, agar cahaya ilahi dapat dengan masuk ke hati. Hati itu ibarat kaca, dan kebahagian itu ibarat cahaya. Bila jendela rumah kita kotor karena tidak pernah dibersihkan, tentu cahaya matahari yang masuk pun akan samar-samar. Begitulah kebahagiaan bila hati kita kotor, kebahagian yang datang pun akan samar-samar dan bahkan tidak kita sadari kehadirannya. Bila ingin hati bahagia maka bersihkanlah hati terlebih dahulu.
2. Jauhi Dosa
Sering kali penyesalan yang mendalam datang bagi orang yang berbuat dosa dan salah. Tidak akan ada yang tenang hati seorang hamba bila ia masih melakukan dosa sampai ia bertobat dan mengakui kesalahannya serta bersedia kembali kepada jalan yang benar. Sesungguhnya kegelisahan itu muncul dari dosa-dosa yang terus kita benarkan. Sudah tau dosa, tapi masih saja dilakukan, bagaimana mau mendapatkan ketenangan? Jika ingin tenang, jauhilah dosa-dosa yang masih dikerjakan. Hentikanlah bila sudah tau itu salah. Biasanya Allah menegur kita dengan tersandung dari masalah-masalah kecil yang kita alami.
Ketahuilah masalah-masalah kecil itu adalah gambaran atas kesalahan yang seharusnya kita hentikan.
3. Dekatkan Diri Pada Allah
Ingatlah bahwa setiap keburukan yang terjadi itu karena ulah dan sebab kita sendiri. Sedangkan kebaikan yang terjadi itu karena kebaikan Allah kepada kita.
Jadi, jika selama ini kita merasa hidup sulit, hidup tidak tenang, sering mendapat masalah yang tidak berkesudahan, sepertinya kita perlu berhenti sejenak, bertanya kepada diri sendiri, mengapa hal ini bisa terjadi? Mungkin itu salah satu teguran dari Allah bahwa kita sudah salah jalan dan jauh dari Allah.
Kita harus memperbaiki sifat serta belajar dari kesalahan-kesalahan yang tidak seharusnya kita lakukan lagi. Semua masalah yang kita hadapi, kesedihan yang kita alami bisa jadi cara Allah untuk menyadarkan kita untuk merubah cara kita. Hanya saja kita tidak menyadarinya.
Jangan biarkan sejarah kesalahan yang kita lakukan terjadi berulang kali karena kita tidak mau belajar dari kesalahan-kesalahan terdahulu kita. Bila ingin menjadi lebih baik seharusnya kita belajar untuk memperbaiki diri dengan mendekatkan diri pada Allah. Dengan begitu, kita pun pasti akan mendapatkan ketengan yang kita inginkan.
