Bernas.id ? Anjing merupakan salah satu hewan peliharaan favorit di berbagai belahan dunia. Tapi tidak ada yang pernah tahu, kapan 'teman terbaik manusia? ini mulai dijinakkan oleh manusia. Namun deretan gambar yang ditemukan di Arab Saudi memberi bukti bahwa anjing telah dipelihara paling tidak sejak 8.000 tahun yang lalu.
Dailymail Selasa (21/11/2017) menyebut, arkeolog telah menemukan gambar, yang memperlihatkan seorang pemburu yang menarik busurnya. Ia juga di kelilingi oleh 13 ekor anjing, dua di antaranya tampak ditambatkan. Dan gambar ini diukir di atas batu pasir kuno. Apakah ini bukti anjing telah dipelihara sejak lama?
Penemuan yang ditemukan di Gurun Arab ini, dianggap sebagai gambar anjing tertua yang pernah ada. Dan semacam tali digunakan untuk mengendalikannya atau menjinakkannya.
Sampai sekarang, bukti paling awal tentang domestifikasi anjing berasal dari lukisan dinding di Mesir, yang diyakini berasal dari 5.500 tahun yang lalu.
Tim peneliti dari Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia di Jena, Jerman, membuat katalog lebih dari 1.400 gambar seni batu selama tiga tahun terakhir.
Studi mereka mengungkapkan, hampir ada 7.000 gambar hewan dan manusia di 349 titik. Dan di dua lokasi terdapat gambaran tentang anjing, yaitu di Shuwaymis sebanyak 156 gambar dan di Jubbah sebanyak a93 gambar.
Pemandangan yang terlihat seperti perburuan itu berasal dari Shuwaymis, daerah perbukitan Arab Saudi barat laut. Di mana hujan musiman membentuk sungai, yang mendukung pertumbuhan vegetasi.
Yang lainnya datang dari Jubbah, daerah yang lebih terbuka sekitar 200 kilometer utara, yang pernah terdapat banyak danau.
Semua ukiran menunjukkan makhluk berukuran sedang, dengan telinga yang ditusuk, moncong pendek, dan ekor yang digulung. Gambar-gambar tersebut menunjukkan bahwa mereka dipelihara, dan berasal dari hewan liar.
Baca juga Menyerah pada Pria, Wanita Ini Putuskan Nikahi Anjing
Para ahli mengatakan, mereka sangat mirip dengan spesies anjing Canaan modern, yang lazim ditemukan di padang pasir Timur Tengah.
Kemungkinan para pemburu mungkin telah menggunakan kalung kepada anjing untuk menjaga mereka. Sebagai alternatif, gambar dapat menyimpan makna simbolis murni, mewakili ikatan antara hewan dan tuannya.
Berbicara kepada Science, Melinda Zeder, seorang archaeozoologist di National Museum of Natural History Smithsonian Institution di Washington DC, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan: “Ini benar-benar hal yang mengejutkan.”
“Ini satu-satunya bukti nyata yang kita miliki, tentang manusia dan anjing purba untuk berburu,” tambahnya.
Sekitar 7.000 sampai 8.000 tahun yang lalu, orang beralih dari berburu menjadi peternak. Hal ini dibuktikan oleh artefak tulang ternak, yang ditemukan di situs Jubbah.
Gambar ternak seperti domba dan kambing, juga mendominasi seni gambar batu di sekitarnya.
Peneliti percaya, bahwa orang purba mungkin telah membesarkan anjing dari spesies liar. Dan mereka telah menyesuaikan dirinya untuk perburuan di padang pasir.
