Palu, Bernas.id— PT Nindya Karya menuntaskan proyek strategis jaringan irigasi utama kewenangan daerah di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, Sulawesi Tengah, dengan capaian 100 persen pada tahun anggaran 2025.
Proyek ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Pekerjaan dilakukan di sembilan kabupaten di Sulawesi Tengah dengan fokus pada peningkatan kinerja distribusi air pertanian.
Kepala BWS Sulawesi III Palu, Medya Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas rampungnya proyek tersebut. Ia menilai perbaikan jaringan irigasi menjadi langkah strategis dalam memastikan pasokan air ke lahan pertanian lebih merata dan stabil.
“Distribusi air diharapkan kembali optimal sehingga mampu menunjang produktivitas pertanian masyarakat,” ujar Medya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).
Pekerjaan proyek mencakup rehabilitasi saluran irigasi yang mengalami kerusakan serta penguatan struktur dasar sesuai standar teknis Kementerian Pekerjaan Umum. Sebelum pelaksanaan, dilakukan evaluasi kondisi eksisting dan pengukuran ulang geometri saluran untuk memastikan kapasitas aliran air sesuai kebutuhan.
Sejumlah petani mengaku merasakan dampak langsung dari proyek tersebut. Sebelumnya, aliran air kerap terhambat akibat kebocoran saluran, namun kini distribusi air disebut lebih lancar dan stabil.
Pemerintah menilai penyelesaian proyek ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan dan air, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Sulawesi Tengah.
Ke depan, BWS Sulawesi III Palu akan melanjutkan penanganan jaringan irigasi di wilayah yang belum tersentuh proyek, dengan dukungan pemerintah pusat guna mendorong pemerataan infrastruktur pertanian di daerah. (Wn)
