Bernas.id – Menikah merupakan salah satu ibadah penyempurna agama. Namun, berapakah usia ideal seseorang untuk menikah? Masyarakat Indonesia umumnya akan menikah ketika usianya sudah beranjak 24-28 tahun, sebelum 24 tahun akan dikatakan usia pernikahan muda.
Ketika undangan untuk menghadiri pernikahan selalu datang, namun tak kunjung datang mengundang teman. Keadaan di situlah dilema melanda. Rasa ingin kemudian akan muncul di hati, namun jika belum ada pasangan untuk diajak membina rumah tangga, tidak ada pilihan lain selain menunggu dan berusaha sampai jodoh itu datang.
Namun haruskah menikah itu didasarkan atas rasa ingin, deadline umur, atau desakan orang tua? Berapakah usia ideal bagi setiap orang untuk menikah? Apakah sama? Setiap orang tentunya memiliki jalan cerita masing-masing untuk bertemu dengan jodoh.
Pernikahan muda dianjurkan oleh agama, namun bukan menjadi patokan untuk setiap orang harus menikah di usia muda. Menyegerakan memang lebih baik, tetapi jodoh tidak akan datang lebih cepat atau bahkan terlambat.
Kesiapan seseorang membina rumah tangga tidak bisa diukur sama melalui umur, setiap orang memiliki kekuatan masing-masing. Ada yang sudah siap ketika menikah di usia 20 tahun, ada pula yang baru siap ketika usianya 25 tahun. Hal terpenting yang perlu menjadi bahan perenungan adalah bukan usia, melainkan pola pikir dan sikap. Karena pernikahan merupakan ibadah terpanjang yang dilakukan oleh manusia, sehingga harus dipersiapkan dengan matang.
Kematangan pola pikir seseorang akan mempengaruhi kedewasaan seseorang dalam bersikap, semakin banyak waktu yang digunakan tentunya semakin banyak pula pengalaman yang diperoleh. Kedewasaan merupakan salah satu hal yang sangat diperlukan dalam membina rumah tangga, semakin dewasa seseorang akan semakin bijak dalam menyikapi masalah. Kedewasaan itu diperlukan dalam berbagai hal, muaranya pada jangka panjang. Salah satunya seperti masalah, sehingga resiko perceraian pun bisa dikendalikan jika kedua pasangan sama-sama memiliki pemikiran yang dewasa dan mampu untuk saling memaklumi.
Muara yang lain dalam sebuah pernikahan adalah buah hati, orang tua merupakan pendidikan pertama bagi anaknya. Tantangan sesungguhnya yang akan dihadapi orang tua, bukanlah saat anak balita. Namun ketika anak beranjak dewasa, pola pikir orang tua akan teruji ketika mendidik anak yang semakin beranjak dewasa. Di situ akan terlihat, orang tua yang memiliki pola pikir dewasa dan bijaksana. Salah satu pengaruh terbesar dalam mendidik anak adalah sikap orang tua yang bijak.
Kedewasaan seseorang diukur dengan dirinya sendiri di usia berapakah ia mampu untuk menjadi pribadi yang matang. Jadi, sudah siapkah merencanakan pernikahan Anda?
