Bernas.id ? Burung Love Bird tidak hanya populer sebagai burung pengicau, namun Lovebird juga disebut sebagai burung hias untuk rumahan. Tentunya hal tersebut tidak lepas dari ciri khas dan bentuk tubuh yang unik dan indah, sedikit berbeda dengan burung penyanyi lainnya. Selain itu, bagian lain yang paling disukai oleh pecinta burung berparuh bengkok tersebut juga bisa terlihat dari tingkah lakunya. Semua jenis burung Lovebird di antaranya Lovebird Muka Salem, Muka Merah, Topeng, Nyasa, Pipi Hitam, Fischer, Abisinia dan Madagaskar merupakan jenis burung monogami yang merupakan jenis burung yang setia pada setiap pasangannya sampai mati.
1. Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis)
Burung ini memiliki warna bulu hijau sedikit kekuningan pada bagian bawah tubuh. Bulu pada dahi bewarna merah dan selebihnya, mulai dari wajah, leher dan kerongkongan berwarna oranye. Sayap di bagian bawah sedikit bewarna kebiruan dan memiliki paruh bewarna kuning gading. Ukuran panjang tubuh pada Lovebird Muka Salem bisa mencapai sekitar 15 cm dan ekor memanjang sampai 44 hingga 52 mm.
2. Lovebird Topeng (Agapornis personatus)
Memiliki wajah sekilas menyerupai topeng dan memiliki warna kuning melingkar di bagian leher dan punggungnya. Berdasarkan sejarahnya, burung lovebird ini pertama kali ditemukan di Negara Tanzania dan mulai dibudidayakan di daerah Kenya. Lebih tepatnya pada tahun 1800-an, burung tersebut mulai diperjualbelikan. Namun untuk mengenali ciri-ciri jantan dan betina untuk jenis yang satu ini sedikit sulit, karena bentuk dan warna badannya hampir sama.
3. Lovebird Nyasa (Agapornis lilianae)
Atau nama lainnya Lovebird Lilian. Memiliki warna tubuh yang didominasi oleh warna hijau, warna oranye pada bagian paruh, dahi dan kerongkongan. Ukuran tubuhnya berkisar 13 cm. Dahulu masih banyak ditemui di alam bebas Tanzania, Malawi, Mozambik di bagian barat laut dan termasuk burung yang berkoloni.
4. Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis)
Burung yang memiliki latin Agapornis nigrigenis ini agak sulit ditemukan, karena ciri-ciri fisik hampir sama. Burung yang lebih dikenal dengan nama Black-cheeked lovebird ini memiliki ciri-ciri warna hitam kecokelatan dan memiliki paruh bewarna merah tua. Bisa juga dikatakan bahwa jenis ini yang keberadaannya tidak terlalu banyak di Indonesia. Populasi terbesar berada di bagian barat Negara Zambia dan Zimbabwe.
5. Lovebird Fischer (Agapornis fischeri)
Burung jenis ini pertama kali ditemukan oleh penduduk asal Jerman yang bernama Gustav Fischer di negara Amerika pada tahun 1926. Ciri fisik nya secara keseluruhan juga didominasi oleh warna hijau kekuningan. Bagian dada, wajah, leher, dahi dan pipi bewarna oranye. Yang membedakan ada pada ekornya yang mempunyai perpaduan warna biru dan ungu. Dan memiliki ukuran tubuh tidak terlalu besar rata-rata hanya bisa mencapai 15 cm.
Sekian penjelasan seputar burung yang sedang kekinian hingga ke pelosok negeri.
