Bernas.id – Setiap pasangan rumah tangga pasti memimpikan agar rumah tangganya selalu harmonis. Banyak hal perlu diperhatikan untuk membangun keluarga yang harmonis, antara lain dengan menjalin komunikasi yang baik antar pasangan sehingga bisa saling terbuka (tidak ada yang dirahasiakan), saling memahami bagaimana karakter pasangan sehingga jika terjadi perbedaan tidak harus diselesaikan dengan perdebatan, saling memprioritaskan pasangan, dan luangkan waktu untuk quality time dengan keluarga.
Apakah kunci sukses berumah tangga hanya itu? Tidak, kebanyakan pasangan rumah tangga hanya memahamj beberapa hal tersebut namun satu hal yang mungkin Anda abaikan, yaitu manajemen keuangan rumah tangga. Kebanyakan perceraian terjadi karena komunikasi yang kurang baik akan tetapi masalah ekonomi pun juga menjadi salah satu faktor perceraian. Oleh sebab itu, pahami pula kunci sukses manajemen keuangan rumah tangga untuk membangun keluarga yang harmonis, berikut penjelasannya:
1. Buat perencanaan keuangan.
Untuk membuat perencanaan keuangan, cukup sediakan buku khusus untuk mencatat perencanaan keuangan agar lebih terkontrol dan sebagai pengingat. Dalam perencanaan keuangan ini, yang perlu Anda catat adalah apa rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda. Rencana keuangan jangka pendek biasanya meliputi kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan pelengkap. Untuk kebutuhan jangka panjang pun jangan diabaikan yaitu pendidikan anak dan hari tua.
2. Menabung.
Setelah membuat perencenaan keuangan, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah menabung. Menabung dalam arti menyisihkan sebagjan uang Anda diluar rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang Anda, yaitu menabung untuk kebutuhan yang tidak terduga dan untuk sedekah. Dengan menabung, bukan berarti menjadikan Anda untuk lupa bersedekah karena sedekah tidak akan membuat keluarga Anda jatuh miskin.
Qs. Saba : 39 bahwa, “Maka, apa saja yang kalian dermakan, Allah pasti akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki.”
3. Mengontrol pengeluaran dan pendapatan.
Mengontrol pengeluaran dan pendapatan adalah hal penting yang perlu di perhatikan oleh setiap keluarga, terutama untuk para Istri. Mengapa? Karena terkadang para Istri jika mendapat tambahan pendapatan sedikit saja maka yang terjadi adalah mudahnya tergoda untuk membelanjakan harta tersebut sehingga pengeluaran dan pendapatan kurang terkontrol. Oleh sebab itu, perlunya mencatat besar pengeluaran dan pendapatan. Usahakan agar pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan Anda dengan mendahulukan apa yang menjadi prioritas Anda terlebih dahulu.
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” Qs. Al-Israa : 26-27.
4. Investasi.
Investasi termasuk dalam perencanaan jangka panjang, yang terkadang sering diabaikan oleh kebanyakan keluarga, terutama yang sudah memiliki pekerjaan tetap. Perlunya merencanakan investasi guna untuk kehidupan Anda dan keluarga Anda di masa depan, baik untuk pendidikan anak maupun untuk hari tua Anda dan pasangan Anda. Oleh sebab itu, mulai pikirkan dan rencanakan investasi apa yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda saat ini.
Kunci utama dari penjelasan tersebut adalah komunikasi yang baik dan manajemen keuangan yang terencana. Bagaimana? Sudah siapkah Anda untuk membangun rumah tangga yang harmonis? Coba lakukan keempat hal tersebut.