Bernas.id – Dari awal tahun 2012, drakor atau drama korea telah menjadi tontonan paling diminati, di Indonesia. Dari kalangan remaja sampai dewasa bahkan yang tua tak pernah terlepas dari tontonan ini. Bisa dibilang, sudah menjadi makanan sehari-hari.
Selain dramanya yang mengaharukan sekaligus romantis, drama korea juga memiliki aktor-aktor yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Namun tahukah Anda bahwa sesungguhnya film ini memiliki dampak buruk bagi diri Anda?
Inilah beberapa bahaya sugesti yang akan Anda alami jika terlalu sering menonton film drama korea?
1. Selalu Ingin Modis
Keseringan menonton drama korea akan menyugesti pikiran Anda untuk selalu ingin tampil modis, mengunakan brand yang bermerek. Sehingga Anda akan mengeluarka uang berapapun, hanya untuk membeli barang-barang yang sama dengan yang dipakai aktor-aktor drama korea idola Anda. Dan Anda pun akan menjadi orang yang memiliki selera yang tinggi, namun sangat disayangkan jika Anda hanya berekonomi lemah, kasihan orang tua atau keluarga Anda yang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup Anda.
2. Sukar Mendapatkan Pasangan
Bagaimana tidak, jika terlalu sering menonton drama korea, pikiran Anda akan ter-setting sedemikian rupa, sehingga Anda akan lebih mencari pasangan yang mirip dengan aktor atau artis drama korea yang Anda idolakan. Kalau tidak mirip, paling tidak memiliki wajah yang cantik atau ganteng, putih, mulus, tinggi, mata agak sipit. Namun, apakah Anda menyadari bahwa Anda sendiri tak memiliki wajah dan tubuh yang seperti itu? Jika tidak, maka siap-siaplah melajang seumur hidup.
3. Berperilaku Menyimpang
Banyak remaja (kids present tense) sekarang yang berperilaku kurang ajar, bahkan seperti tak diajar. Terlepas dari faktor lingkungan, perilaku menyimpang biasanya didapat dari menonton adegan-adegan percintaan yang tak senonoh yang kurang sesuai dengan adat dan budaya Indonesia. Karena keseringan menonton film drama korea, anak remaja menjadi tersugesti sehingga penasaran dan ingin ikut mencoba atau mempraktekkannya. Dimulai dari pacaran, cium-ciuman, hingga hamil di luar nikah. Jadilah anak remaja dewasa sebelum waktunya, yang dewasa menjadi tua sebelum waktunya, dan orang tua pun meninggal sebelum waktunya juga, sebab anaknya hamil di luar nikah.
Jadi, jika Anda tak ingin mengalami hal-hal tersebut, kurangi menonton film drama korea.
Selain itu menonton film drama korea juga mampu memakan waktu berjam-jam.
Lebih baik Anda gunakan waktu Anda dengan hal-hal yang lebih bermanfaat lainnya.
