Bernas.id – Sejak tahun 1998, Daniel Surya menekuni bidang pekerjaan sebagai brand building. Setelah membangun bisnis branding yang dinaungi perusahan multinasional, ia beserta beberapa mitra mulai membangun sebuah tujuan baru dengan misi membawa industri kreatif dan teknologi Indonesia ke pasar global, di bawah naungan grup perusahaan bernama WIR.
?WIR Group sekarang bergerak di 2 pilar bisnis utama, yang pertama adalah sebuah grup berbasis teknologi Augmented Reality bernama Slingshot (yang didalamnya memiliki 3 anak perusahaan, yaitu AR&Co, DÄV, dan MindStores), dan yang kedua adalah sebuah grup berbasis Brand Building bernama DMID Group (yang di dalamnya ada 2 anak perusahaan yang bernama DMID dan RedSpace). Di samping itu, juga ada beberapa unit usaha yang menawarkan berbagai bidang jasa dan produk seperti PR Firm, People Engagement, dan Online Language School di dalam jaringan WIR Network. Untuk lebih jelasnya bisa mengunjungi website kami di www.wirglobal.com,? ungkapnya ke Bernas.
Selain menjabat sebagai Group CEO dari WIR Group, Daniel juga menduduki posisi jabatan Chairman & CEO dari Slingshot dan Chairman & President dari DMID Group. ?Di samping itu, saya juga aktif sebagai Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, dan Media HKTI, Advocate Tech Nordic Advocates, Advisor Indonesia AIESEC,? imbuhnya.
Diceritakannya, mulai membangun WIR Group tanpa memiliki apa-apa menjadi pengalaman unik yang menjadi titik balik baginya ketika berproses sehingga menjadi seperti sekarang ini.
?Salah satu pengalaman unik kami adalah ketika kami mulai membangun WIR Group tanpa memiliki apa-apa. Namun, kami pada saat itu percaya bahwa ide dan kesempatan yang telah di anugerahkan olehNya lebih besar daripada nilai finansial semata. Kami juga yakin bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, dalam hal ini kemampuan anak muda Indonesia untuk berkancah di mata dunia sangatlah memungkinkan. Itu menjadi momen tidak terlupakan dan membangun kekuatan kami semua sebagai pendiri dan stay humble. Kini, kami bersyukur bisa membangun keluarga besar WIR yang berjumlah ratusan individu yang memiliki semangat yang sama untuk bekerja keras membawa nama Indonesia ke kancah dunia,? bebernya.
Berbagai pengalaman istimewa di pekerjaan telah dilakoninya dalam perjalanan hidupnya. Ia menyebut ketika berkesempatan membantu Muhammad Buhari dan calon wapresnya Yemi Osinbajo untuk pilpres di Nigeria melalui aplikasi berbasis Augmented Reality.
?Untuk video dokumentasinya bisa dilihat di https://youtu.be/NEMphJtTNp0. Kami juga diundang beberapa kali untuk acara Mediterranian Tourism Forum yang diadakan di Malta. Di kesempatan pertama di mana saya dan Jeffrey Budiman, dilanjutkan dengan kesempatan berikutnya yang diwakili oleh Michael Budi, Elsie Mullers, dan Yasha Chatab mengunjungi Malta dalam rangka diskusi membangun industri pariwisata dengan teknologi Augmented Reality. Team Branding kami, DMID di tahun 2011 lalu membantu brand destinasi negara Myanmar dalam rangka membangun kembali image negara tersebut. Dengan dukungan penuh dari personil tim yang luar biasa seperti Almira Shinantya dan Mario Khoe, tidak kurang dari 20 project kami kerjakan di negara tersebut,? paparnya.
Pengalaman lainnya, saat mendapat kesempatan menjadi pembicara pertama dari Indonesia di salah satu ajang teknologi startup terbesar di Eropa, yaitu Slush yang diselenggarakan di Helsinki, Finlandia. ?Kunjungan dilakukan juga bersama dengan tim karena kami juga membangun booth yang memperkenalkan berbagai teknologi yang ditawarkan oleh Slingshot Group. Video dari presentasinya sendiri bisa disaksikan di: https://youtu.be/bq7skQ4gRmo,? katanya.
Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaan, ia menyebut rasa kurang percaya diri. ?Yang sering saya hadapi pada awalnya adalah sikap kurang percaya diri atas kemampuan yang bisa kami deliver sebagai anak Indonesia di mata dunia. Rasa keraguan yang justru datang dari dalam diri bangsa Indonesia sendiri berpotensi sangat menghambat kemajuan. Untuk itu, saya dan tim tidak pernah menunggu, mengeluh dan kami akan terus maju dengan keyakinan bahwa ketekunan akan membawa hasil yang optimal,? tukasnya.
Untuk tantangan pekerjaan ke depan, menurutnya terletak pada bagaimana cara membawa apapun yang telah dicapai sekarang sehingga menjadi kekuatan global, memiliki presence yang lebih kuat lagi di mata dunia termasuk negara-negara adidaya dan emerging markets lainnya.
?Saat ini, kami telah membuka perwakilan di beberapa kota/negara di dunia, yaitu: Singapura, Barcelona, Malta, Los Angeles, New York, dan Silicon Valley. Bidang yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat karena ini merupakan bidang untuk mempersiapkan brand ataupun individu ke masa depan. Cepat atau lambat bidang-bidang teknologi seperti mixed reality (termasuk augmented reality & virtual reality), artificial inteligence (dan machine learning) akan hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Kami mau menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ini, terus giat dalam mengedukasi, dan mempersiapkan generasi penerus selanjutnya dibidang ini,? urainya.
Selalu ingat dengan tujuan awal yang lebih daripada sekedar berbisnis, selalu memikirkan keluarga besar WIR, dan konsumen secara khusus dan masyarakat pada umumnya menjadi cara untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja. Tentunya, juga mengembalikan semangat bekerja dengan berdoa. Ia pun memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini.
?Saya masih jauh dari sempurna. Pesan saya adalah kita terus belajar dari hal-hal yang positif dan percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia yang masing-masing memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama dalam membangun apapun. Untuk saran, jangan sekedar mencari sukses karena sukses bukanlah tujuan akhir. Saran saya justru bangun tujuan yang lebih dari sekedar sisi finansial semata. Be bold in your dream and make it happen,? terangnya.
Pengagum sosok Dean Kamen, seorang investor dan inventor teknologi ini membocorkan project dalam waktu dekat dan impiannya ke depan. ?Project kami dalam waktu dekat ini adalah membangun kekuatan internal dari WIR as a one big family. Menggandeng mitra yang senapas dengan WIR Group untuk mengembangkan sayap usahanya dengan pesat di skala nasional ataupun internasional. Terus mengembangkan inovasi dan mendaftarkan lebih banyak hak kekayaan intelektual atas berbagai temuan kami di mancanegara. Untuk impian, dengan insipirasi bagaimana Microsoft, Google, dan Samsung membangun bisnisnya, kamipun ingin membangun WIR Group sebagai perusahaan global yang kuat di bidangnya,? pungkasnya.
