Bernas.id – Muis Muhammad IS, ST merupakan lulusan S1 sarjana teknik industri, tapi pekerjaan menjadi seorang konsultan. Awalnya, ia menyangka bahwa pekerjaannya salah jurusan, tidak nyambung, tapi ternyata di pekerjaannya saat ini banyak dibahas pada saat kuliah. Padahal, dulu, ia ingin sekali kuliah mengambil jurusan hukum karena merasa lemah dalam berhitung dan memang cita citanya ingin menjadi hakim atau pengacara.
?Pada saat saya mencoba peruntungan tes jalur mandiri di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Yogyakarta, tes pertama dan tes kedua tidak lulus. Setelah itu, saya mulai frustasi ke mana saya harus melanjutkan kuliah dan akhirnya pada waktu itu ada seorang teman saya menawarkan kliah di perguruan tinggi swasta di Bandung tanpa harus berfikir panjang saya mengambil tawaran itu,? ungkapnya ke Bernas.
Diceritakannya, ia mengambil jurusan teknik industri dan seiring berjalannya waktu ternyata jurusan tersebut banyak sekali hitungan, sampai pada saat tahun kedua ingin mencoba mengikuti tes di perguruan tinggi negeri di Bandung, tapi setelah berpikir untuk mengikuti tes pun tidak jadi.
?Saya tetap melanjutkan kuliah sampai lulus dan ternyata di akhir semester sebelum lulus kuliah, saya mendapat tawaran pekerjaan dan tawaran itu saya ambil sampai sekarang seperti ini. Saya selalu berfikir bahwa kita harus yakin bahwa Alloh SWT yang maha esa selalu memberikan jalan yang terbaik dan kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, kita harus selalu optimis,? tuturnya.
Kini, pria kelahiran Tasikmalaya ini menekuni pekerjaan sebagai Konsultan Provider Training di PT IFORBIT Madya Persada Bandung dan konsultan IT di ICOMMITS Bandung. Ia pun membagikan pengalaman uniknya dalam pekerjaan.
?Kita berkomunikasi lewat gadget dengan orang-orang yang belum pernah bertemu sama sekali, tapi kita komunikasi seakan-akan sudah kenal lama padahal saya tahu, mereka yang berkomunikasi dengan saya adalah orang-orang hebat semua dan bukan orang sembarang dengan berbagai karakter yang berbeda. Di situlah saya harus bisa bagaimana cara berkomunikasi dan berinteraksi yang baik supaya mereka bisa percaya sama kita dan nyaman, terkadang saya sering dimarahin sama mereka karena cara komunikasi atau menyampaikan informasi kurang maksimal disitulah saya terus belajar dan belajar sampai saat ini,? bebernya.
Bidang pekerjaan yang sangat menjanjikan menjadi alasannya untuk terus menekuni profesi saat ini. ?Kita akan banyak relasi dengan perusahaan swasta atau BUMN karena training ini memang sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan setiap tahunnya dan hasilnya pun sangat menarik di dapatkan. Untuk persoalan dalam pekerjaan, banyak sekali permasalahan. Tidak sedikit pada saat traing ada peserta yg rewel ini-itu, tapi saya sikapi dengan baik dan bijak walau bagaimana pun itu adalah klien saya dan juga banyak sekali permintaan training dari beberapa perusahaan yang belum ke-folow up sampai dari perusahaan tersebut ngomel ngomel, tetapi tetap kita hadapi dengan bijak juga,? ucapnya.
Untuk tantangan pekerjaan yang dihadapi ke depan, ia menyebut memajukan perusahaan tempatnya bekerja dengan berbagai project yang banyak dan menambah cabang provider training PT IFORBIT Madya Persada di luar kota sampai ke luar pulau.
?Akan tetapi tidak semudah itu karena harus bersaing dengan provider-provider yang lain yang sama seperti kami, walaupun begitu kita harus berani bersaing dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik,? imbuhnya.
Ia pun meyakini bidang pekerjaannya ini penting dilakukan dan dibagikan ke masyarakat. ?Sangat penting sekali karena meningkatkan kepuasan kerja dan ketaatan moral dalam bekerja. Meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai kerja. Meningkatkan motivasi kerja. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pada proses penanganan pekerjaan. Meningkatkan kemampuan dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi atau metode kerja. Meningkatkan kemampuan berinovasi dalam strategi. Mengurangi tingkat bongkar pasang penugasan. Menaikkan citra perusahaan. Mengantisipasi munculnya resiko kerja yang berpotensi, misalnya permainan politik kotor, pelecehan hak, dll,? urainya.
Menumbuhkan jiwa yang selalu semangat dan pantang menyerah menjadi habit khususnya yang selalu dibangun untuk mendukung pekerjaannya. Untuk mengembalikan mood agar semangat bekerja, ia menyebut untuk membuat suasana kantor nyaman dan saling support satu sama lain. Untuk sosok yang berperan dalam kehidupannya, ia menybut Bpk Idwan Hermanto SE, karena ketika masih kuliah, beliau banyak memberikan ilmu serta pengalaman yang sangat penting baginya sampai beliau memberikan pekerjaan pertama baginya. Ia pun memberikan inspirasi dan sarannya kepada pembaca yang membaca kisahnya ini.
?Dalam hidup, kita harus mempunyai komitmen dan integritas. Kita harus punya target yang ingin dicapai, selalu optimis dengan apa yang kita kerjakan. Jangan pernah menyerah, mau belajar, dan terus belajar,? imbuhnya.
Untuk sosok yang dikagumi hingga memengaruhi dengan pencapaiannya, ia menyebut Presiden RI Pertama, Bapak Ir Soekarno karena beliau berani, tegas, punya semangat dan ambisi yang besar. Lalu, Presiden RI ke 4 KH Abdurahaman Wahid (Gusdur) karena beliau santun, humoris dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi terhadap sesama manusia, khusus budaya dan agama dan beliau memiliki pemikiran pemikiran yang sangat hebat. Terkait lingkungan, apakah memengaruhi dirinya, ia menjawab dengan menerapkan sikap disiplin, toleransi dan optimis. ?Untuk pecapaian, yang membanggakan, tentunya mendapatkan proyek besar,?tambahnya.
Olahraga menjadi hobinya dan diakui memengaruhi atas apa yang dicapainya saat ini karena sangat mempengaruhi kondisi badan agar selalu fit. Tentunya, dengan olahraga, otak menjadi fresh. Untuk motto hidupnya, yaitu ?Kemauan, Kemampuan, dan Kesempatan?. Baginya, dengan ketiganya itu, segala sesuatu yang kita inginkan akan mudah di dapatkan. Konsultan IT ini pun membocorkan project dalam waktu dekat dan impiannya ke depan.
?Untuk project, ada kurang lebih 30 project training dalam waktu dekat ini yang tidak bisa di sebutkan satu persatu. Untuk impian ke depan, ya tentunya ingin memajukan perusahaan saya ini lebih di kenal di kancah internasional dan mendapatkan project lebih besar lagi,? pungkasnya.
