Bernas.id – Dunia menulis memang asyik untuk ditekuni. Banyak orang yang menjadikan menulis sebagai kegemaran. Menulis bukan hal yang rumit lagi. Tapi sebagian orang tidak menyadari hal ini. Menyadari bahwa menulis adalah hal yang menyenangkan. Setiap hari manusia menulis. Secara tidak sadar dia menjadi penulis untuk dirinya. Curhat di medsos, menulis bukan? Membuat quote dadakan, tidak perlu mencari ide bukan? Ide akan seperti berjalan seperti air, mengalir begitu saja.
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021
Bagi kalian yang ingin menemukan passion menulis belajarlah untuk tidak berhenti menulis. Tuliskan apapun yang kalian fikirkan! Di manapun kalian berada menulislah! Lagi menunggu angkot misalnya. Tetaplah berusaha menulis dalam keadaan apapun. Tetapi sebagai pemula pasti merasakan kesulitan. Sering kali kesulitan pemula yaitu mendapat ide untuk menulis. Tiba-tiba ide hilang ketika menulis. Kehabisan kata-kata saat menulis. Itu merupakan hal yang wajar. Namun tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk mengatakan sulit. Katakan “Aku bisa menulis/” Ingat bahwa ide bisa dicari, bisa ditemukan. Bagaimana menemukan ide? Berikut cara mendapatkan ide:
Membaca
Ketika kamu membaca, kamu dapat menulis. Ketika kamu menulis kamu membaca. Jangan jadikan sibuk sebagai alasan tidak punya waktu untuk membaca. Tidap perlu membaca yang berat. Membaca buku tebal beratus-ratus halaman. Jangan menyulitkan diri sendiri! Kalian bisa membaca apapun itu. Artikel-artikel di medsos, koran atau buku, bungkus gorengan yang kalian makan ataupun sekedar membaca status orang di medsos. Apa yang kalian baca akan memengaruhi otak. Membuat kalian memikirkan tulisan tersebut. Secara tidak sadar kalian menemukan ide dari beberapa tulisan yang kalian baca. Bisa saja kalian mengkombinasikan tulisan-tulisan menjadi gagasan baru. Memunculkan ide baru. Selain membaca sebagai jendela dunia, kalian juga tidak akan kehabisan kata-kata ketika hendak menulis.
Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Teks Persuasif Sesuai Jenis dan Strukturnya?
Menonton film
Siapa yang tidak suka menonton film. Jika tulisan membuat kalian berimajinasi maka film sebagai aplikasinya. Semua film disajikan bukan tanpa makna. Selalu ada pelajaran yang dapat diambil. Kalian bisa mempelajari nilai-nilai postitif maupun negatif lalu membandingkannya. Melalui adegan-adegan yang disajikan serta makna yang ada dalam sebuah film akan menimbulkan sesuatu baru. Kalian bisa menarik kesimpulan dari film tersebut. Kesimpulan akan menjadi ide atau bahan untuk menulis. Sehingga kalian harus jeli saat menonton film. jika saat ini kalian sedang menulis lalu ide mentok, jika diperlukan menonton film yang berkaitan dengan tulisan maka tontonlah! Kalian bisa menonton film apapun sebagai sumber ide menulis.
Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya
Jalan-jalan
Ide tidak mudah ditemukan jika hanya berdiam diri di rumah. Hakikatnya ide itu ada dimana-mana. Tinggal bagaimana kalian melihatnya. Bagaimana kalian menanggapi ide yang ada. Ide selalu bermunculan di sekitar kalian. Makanya kalian harus peka terhadap lingkungan sekitar. Keluarlah dari sarang keseharianmu! Jalan-jalan ke sawah, mungkin, atau ke suatu tempat yang dapat membangkitkan semangatmu. Mengembalikan motivasi yang tertanam. Me-refresh otak kembali segar. Sehingga memudahkan otak menangkap ide-ide yang berterbangan. Terkadang ide didapat di tempat yang tidak diduga sebelumnya. Maka perlulah kalian keluar sejenak untuk mendapatkan ide. Mengikatnya lalu melepas sebagai sebuah tulisan.
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
