Bernas.id – Dalam bukunya ?The Alpha Girl's Guide?, Henry Manampiring menggambarkan karakter perempuan muda yang disebut sebagai Gadis-gadis Alfa atau Alpha Girls. Mereka adalah para gadis yang menginspirasi, memiliki kemampuan menggerakkan orang di sekitarnya dan memimpin ke arah perubahan. Beberapa nama terkenal tercantum di buku tersebut seperti Najwa Shihab dan Alanda Kariza, dianggap memiliki karakteristik Perempuan atau Gadis Alfa. Sebenarnya apa saja karakter dari seorang Gadis Alfa?
Salah satu ciri Gadis Alfa biasanya adalah cerdas dan tidak pantang menyerah saat menemui kesulitan hidup. Mereka tidak harus memiliki IQ yang sangat bagus, namun kecerdasan mereka selalu mengantarkan ke arah solusi dari setiap permasalahan yang mereka hadapi. Dengan kecerdasannya, mereka bisa mengumpulkan sumber daya yang diperlukan, dan menggunakannya di saat memerlukan. Mereka lebih suka bertemu orang untuk berdiskusi daripada menghabiskan waktu seharian berbelanja di mal.
Ciri kedua dari seorang Gadis Alfa adalah mandiri dan percaya diri. Dengan kecerdasan dan sumber daya yang dimilikinya, seorang Gadis Alfa bisa membuat orang bergerak untuk membantunya. Kemandirian Gadis Alfa sering membuat laki-laki mundur perlahan karena merasa mereka tidak butuh laki-laki. Namun, justru kemandiriannya inilah yang akan membuatnya kuat mendukung karir pria yang akan menjadi suaminya kelak. Kepercayaan diri mereka yang kuat membuat mereka terlihat bersinar dan aura memimpin mereka besar sehingga tanpa banyak bicara, mereka akan menjadi pusat perhatian.
Yang membuat seseorang termasuk seorang Gadis Alfa adalah tidak pernah merasa galau. Seorang Gadis Alfa biasanya memiliki tanggung jawab besar terhadap orang-orang di sekitarnya, dan berusaha untuk selalu bisa melayani dan mengayomi. Sehingga, waktunya akan tersita oleh hal-hal penting yang membuatnya harus fokus dan tidak ada waktu untuk galau memikirkan hal-hal yang tidak perlu. Seorang Gadis Alfa tidak akan lama galau bermuram merenungi kegagalan, karena tenaga dan pikirannya dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung jawabnya.
Karakteristik Gadis Alfa ini ada yang secara natural sudah tertanam sejak lahir, ada pula yang dikembangkan dengan pendampingan dan pengasuhan. Menjadi seorang Gadis Alfa tidak mudah, karena berada di tengah sorotan pasti ada resiko mendapat cibiran atau kecemburuan dari orang lain. Seperti mendaki sebuah gunung, semakin tinggi perjalanan menuju puncak, angin akan semakin kencang. Semakin ke puncak pula, Gadis Alfa akan merasa sendiri, tidak ada seorang pun yang menemani. Sehingga mereka terbiasa membentuk pendirian dan pemikiran yang kuat dan tidak mudah goyah.
