Bernas.id – Sebagai generasi muda yang telah memasuki usia produktif tentunya banyak dari kita yang sedang disibukkan dengan berbagai aktivitas untuk mengejar karir impian. Entah sedang menyiapkan segala hal untuk mencari kerja, atau sedang asyik menggeluti pekerjaan yang tidak ada habisnya demi jenjang karir yang diinginkan. Segala hal dilakukan demi jaminan masa depan yang mapan, seakan melupakan bahwa segala yang diperoleh di dunia tidak akan dibawa mati kecuali amalan dan kebaikan yang telah dilakukan.
Kita berusaha mati-matian untuk mengejar apa yang menjadi target tujuan, tetapi terkadang lupa siapa yang memberikan itu semua. Padahal, kesuksesan yang sempurna tidak hanya dihasilkan dari kegigihan yang ada pada diri kita, melainkan juga dari kehendak Yang Maha Pemberi dibarengi dengan restu orang tua. Nah, kadang ada yang terlewatkan di bagian ini. Mungkin kita sudah berusaha dan berdoa, tetapi lupa meminta restu pada orang tua, terutama ibu.
Sebagai anak, tentunya setiap langkah yang dijalani tidak lepas dari dukungan dan restu orang tua. Namun, semakin dewasa dan sibuk, banyak dari kita lupa bahwa ridho orang tua itu selalu penting apapun keadaannya. Tidaklah cukup bagi manusia hanya berdoa meminta kepada Allah, setelah berusaha maksimal. Ridho Allah merupakan ridho orang tua, di mana hal ini berarti dikabulkannya keinginan sangat bergantung pada restu dari orang tua.
Nah, jadi sebenarnya apa yang bisa dilakukan agar mengejar cita-cita bisa beriringan dengan ridho orang tua? Mudahnya bisa dengan dua cara ini.
Luangkan waktu
Di tengah kesibukan bekerja, luangkanlah waktu, bukan menunggu hingga waktu luang untuk orang tua. Sempatkan kembali ke rumah untuk menjenguk kedua orang tua sekalipun hanya sebentar. Pengorbanan waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk melihat langsung keadaan orang tua tidak akan sebanding dengan pengorbanan orang tua untuk membesarkan anak, tentunya. Namun, jika memang belum memiliki waktu pulang, selalu sempatkan setiap harinya menghubungi mereka meski hanya sebentar. Orang tua selalu senang dan menjadi tenang saat mendapat telpon dari anaknya yang jauh dari rumah.
Menjadi Orang Tua
Untuk yang satu ini, mungkin agak memakan waktu lebih banyak. Pulanglah jika ada kesempatan. Saat berada di rumah, cobalah untuk berperan sebagai orang tua. Mencoba menjadi orang tua dalam beberapa hari. Menggantikan tugas dan pekerjaan harian, di mana urusan rumah dan urusan pekerjaan dikerjakan bersamaan setiap hari. Tidak mudah menjalaninya, terutama tugas seorang ibu, di mana segala urusan rumah harus bisa diselesaikan dengan baik. Dengan begitu bisa dipahami, mencari uang sambil mengurus rumah tangga beserta anak-anak itu tidaklah mudah.
Dengan menyempatkan untuk mengurus hingga merasakan menjadi orang tua seharusnya membuat hati lebih terbuka dan semakin mengerti rasanya menjadi orang tua. Ketahuilah bahwa sematang dan sesukses apapun seorang anak akan selalu membutuhkan dukungan serta ridho dari orang tuanya, serta tetap berkewajiban untuk selalu berbakti. Karena hidup sukses tidak akan ada artinya tanpa ridho orang tua. Semakin orang tua meridhoi, semakin Allah juga meridhoi sehingga apapun langkah yang diambil dan dilalui akan tetap penuh berkah dan ketenangan di dalamnya.