Bernas.id – Patah hati adalah hal umum yang pasti dirasakan setiap insan yang memiliki hati. Putus dari pacar, ditikung teman, kehadiran orang ketiga, dan korban PHP umumnya menjadi penyebab patah hati remaja zaman now.
Saat kenyataan tak sesuai ekspektasi, dan hati patah menjadi serpihan-serpihan tak berbentuk, segala rasa pedih pasti menambah sayatan luka. Ketika mengalami patah hati, kita jadi malas melakukan apapun. Kadang, pemikiran jernih kita pun hilang begitu saja. Nah, salah jika kamu hanya meratapi nasib dan keadaan. Seharusnya, ini yang patut kamu lakukan saat patah hati!
1. Melakukan semua yang diinginkan
Saat patah hati, lakukan semua hal yang kamu ingin lakukan. Pastikan tetap aman dan tidak membahayakan diri, ya. Lakukan semua hobimu, cita-citamu yang tertunda akibat pacaran, pokoknya, semua yang kamu lakukan harus bisa menenangkan hatimu. Biarkan dirimu bersenang-senang. Nikmati saja rasa sakitnya sembari merelakskan pikiranmu.
2. Menangislah
Tak ada larangan untuk menangis. Kamu manusia dan pastinya memiliki hati. Ketika hatimu hancur, yang perlu kamu lakukan hanyalah menikmatinya. Menangislah, keluarkan semuanya. Tak apa, itu manusiawi kok. Yang jelas, jangan sampai kamu terpuruk terus menerus, ya.
3. Sediakan waktu untuk sendiri
Putus dengan pacar menjadi waktu emas untukmu menikmati kesendirianmu. Sediakan waktu untuk sendiri dan manfaatkanlah. Kamu bisa menyediakan waktu dua hari saja untuk meratapi nasibmu, namun setelahnya, yang harus kamu lakukan adalah menyambut hari yang baru.
4. Berpikir positif
Selalu berpikirlah dari dua sisi, semua hal di dunia ini pasti memiliki sisi positifnya. Coba pikir-pikir kembali, mungkin dia bukan yang terbaik untukmu karenanya Allah mematahkan hatimu. Mungkin dibalik sakitmu saat ini, pelangi cintamu telah menunggu untuk kamu sambut kelak. Tunggu saja, dan jangan memusuhi keadaan.
5. Bangkit kembali
Bangkitlah lagi walaupun sulit. Ketika kamu sudah berhasil menghadapi sakitnya patah hati, itu artinya kamu menjadi lebih kuat. Masa depanmu menunggu untuk diperjuangkan. Jangan memperjuangkan dia yang tak pasti, berat. Kamu tidak akan kuat.
Intinya, tak apa menyediakan waktu untuk menikmati rasa pedih. Namun setelahnya, kamu harus bangkit lagi, ya!
