Bernas.id – Pesta pilkada akan segera berlangsung. Beberapa orang telah mencalonkan dirinya untuk menjadi salah satu bakal calon untuk pesta pilkada tersebut. banyak lika-liku yang dihadapi untuk menyambut pesta pilkada tersebut. persaingan untuk mendapatka hati rakyat pun mulai dilakukan. Berbagai cara dilakukan untuk membuat hati rakyat menjadi bahagia sehingga rakyat dapat menaruh hati kepadanya untuk pesta pilkada.
Permasalahan mulai bermunculan seiring dengan hari-hari yang dilewati menuju pesta pilkada. Mulai dari masalah impor beras yang dimanfaatkan oleh sebagian pihak sebagai ajang untuk mendapatkan dana segar untuk kepentingan politik atas nama pribadi. Mahar pilkada pun ikut meramaikan pesta pilkada yang membuat perpecahan di beberapa kalangan. Hingga yang sedang marak terjadi saat ini adalah adanya black campaign (kampanye hitam).
Black campaign (kampanye hitam) adalah salah satu metode rayuan yang merusak, sindiran atau rumor yang tersebar mengenai sasaran kepada para kandidat atau calon kepada masyarakatt agar menimbulkan presepsi yang dianggap tidak etis terutama dalam hal kebijakan publik. Kampanye hitam dilakukan oleh pihak tertentu karena kurangnya sumber daya yang kuat untuk menyerang salah satu kandindat atau calon lain dengan bermain pada permainan emosi para pemilih agar pada akhirnya meninggalkan kandidat atau calon yang dipilihnya. Tindakan tesebut cukup meracuni para pemilih dengan berbagai ucapannya.
Permasalahan seperti ini akan dijumpai ketika detik-detik menjelang pesta pilkada. Suasana panas yang sengaja dibuat oleh beberapa oknum tertentu untuk ikut meramaikan pesta pilkada pasti terjadi. Mungkin saja hal tersebut menimbulkan beberapa korban berjatuhan, menjadi pusat yang dijadikan untuk kampanye hitam dengan berbagai hantaman isu-isu yang tidak benar. Namun kekuatan mental harus tetap dibutuhkan agar dapat menghadapi hal tersebut agar tidak terbawa emosi oleh panasnya keadaan yang sedang terjadi.
